Ada Vaksin, IHSG Bisa Tembus Level 7.000 di Tahun Depan

Sabtu, 12 Desember 2020 - 15:15 WIB
loading...
Ada Vaksin, IHSG Bisa...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Akhir tahun 2020 masih menyisakan beberapa pekan lagi untuk indeks harga saham gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan dan merespons beberapa sentimen yang terus berubah. Sentimen pendongkrak performa IHSG yang paling dinantikan saat ini adalah distribusi vaksin dan pembuktian hasilnya setelah disuntikkan. ( Baca juga:Laju Tertahan, Indeks Diprediksi Bergerak di 5.821 - 5.998 )

Chief Economist TanamDuit Ferry Latuhihin menilai pergerakan IHSG tahun ini akan berakhir di level 6.000. Dirinya sudah memberikan proyeksi level 6.000 sejak bulan Agustus 2020 lalu dan memberikan proyeksi IHSG dapat ke level 7.000 di 2021 nanti.

Namun dirinya masih optimistis bila distribusi vaksin bisa disalurkan dengan baik dan hasilnya terbukti bagus seperti yang dikatakan pemerintah. "Saya rasa hingga akhir tahun masih di sekitar 6.000. Kecuali vaksin sudah didistribusikan dengan baik dan hasilnya terpercaya ampuh. Itu bisa membuat market euforia hingga ke atas 6.000," ujar Ferry hari ini (12/12) di Jakarta.

IHSG naik tipis 0,08% ke level 5.938,329 pada perdagangan Jumat dan selama sepekan, IHSG tercatat menguat 1,98%. Namun dalam sepekan investor asing tercatat masih melakukan aksi jual di pasar saham. Jumlah net sell di pasar regular sebesar Rp694,17 miliar sementara di semua pasar jumlahnya mencapai Rp1,74 triliun. ( Baca juga:Penyidik Punya Waktu 1x24 Jam untuk Menentukan Penahanan Habib Rizieq )

IHSG tercatat sempat melemah ke level 5.924,371 sebelum akhirnya positif di akhir perdagangan. Pergerakan IHSG cenderung terbatas untuk menguji level 6.000 saat ini.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Depresiasi Rupiah di...
Depresiasi Rupiah di Tengah Penguatan Harga Saham
IHSG Cetak Rekor Tertinggi:...
IHSG Cetak Rekor Tertinggi: Euforia, Risiko, dan Peluang
Token EDENA Resmi Tercatat...
Token EDENA Resmi Tercatat di Indodax 5 September
Rekomendasi
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved