Berkomitmen Terhadap Lingkungan dan Masyarakat, Pupuk Kaltim Raih Proper Nasional Emas ke-4 dari KLHK

Senin, 14 Desember 2020 - 21:39 WIB
loading...
Berkomitmen Terhadap...
Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Usaha Pupuk Kaltim menjaga komitmennya terhadap tata kelola lingkungan dan pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan tak sia-sia. Anak usaha PT Pupuk Indonesia ini berhasil mempertahankan predikat Proper Nasional Peringkat Emas untuk keempat kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) . Penghargaan itu diterima langsung Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi dari Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar pada Senin (14/12) di Jakarta.

Diungkapkan Rahmad Pribadi, komitmen tata kelola lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dalam menjalankan aktivitas bisnis perusahaan menjadi salah satu fokus utama perusahaan. Komitmen itu disikapi melalui berbagai kebijakan dan program strategis dengan beragam peningkatan dan perbaikan setiap tahun. ( Baca juga:Cerita Dubes RI untuk UEA: Rombongan Berisi Erick dan Luhut Minta Kursi Tambahan Saat Makan, tapi Ditolak )

Dalam lima tahun terakhir, kinerja Pupuk Kaltim dalam perbaikan kualitas lingkungan mampu melakukan penghematan energi dari beragam program inovasi, reduksi gas rumah kaca, reduksi timbulan limbah dan penghematan air. Begitu juga kontribusi terhadap keanekaragaman hayati yang dilaksanakan pada sejumlah program, seperti reintroduksi anggrek hitam sebagai tanaman endemik Kalimantan, pembibitan jenis tanaman langka, konservasi rusa sambar, penanaman mangrove, dan penurunan 500 terumbu buatan setiap tahun.

Pupuk Kaltim secara konsisten juga meningkatkan pemberdayaan masyarakat, khususnya dukungan terhadap pencapaian 17 indikator tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dengan hasil signifikan. Beberapa program terkait implementasi SDGs telah menunjukkan hasil signifikan, baik untuk upaya menjaga lingkungan dan pesisir, maupun tingkat kesejahteraan masyarakat dari pemberdayaan yang berjalan.

“Implementasi SDG’s dalam proses bisnis perusahaan merupakan salah satu komitmen Pupuk Kaltim yang direalisasikan pada berbagai kebijakan dan program kerja yang terkait dengan perlindungan lingkungan hidup,” ujar Rahmad Pribadi, dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/12/2020).

Seluruh upaya itu dibuktikan dengan diraihnya penghargaan tingkat nasional hingga internasional, yang berhasil dibukukan Pupuk Kaltim beberapa tahun terakhir. Di antaranya sebagai perusahaan pertama di Indonesia yang meraih Appreciation for Maintaining Grand Platinum, peringkat tertinggi SNI Awards dari Badan Standardisasi Nasional. Penghargaan Lighthouse Industry 4.0 dari Kemenperin atas dukungan implementasi Making Indonesia 4.0, serta International Fertilizer Association (IFA) Green Leaf Award tahun 2020.

Pupuk Kaltim juga mampu meningkatkan daya saing dengan berbagai perusahaan besar dunia, melalui predikat World Class dalam ajang Global Performance Excellence Awards (GPEA), berdasarkan Baldrige Excellent Framework (BEF) yang mengklasifikasikan Pupuk Kaltim sebagai salah satu industry leader Tanah Air. ( Baca juga:Tim Pemenangan Idris-Imam Tegaskan Tidak Ada Politik Uang )

“Begitu juga untuk Propernas Emas ke-4 tahun ini, sebagai wujud nyata kontribusi Pupuk Kaltim terhadap tata kelola lingkungan dan ekosistem, termasuk pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan, yang didukung inovasi di berbagai bidang,” tambah Rahmad.

Rahmad memastikan aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang lebih optimal dalam aktivitas bisnis perusahaan akan terus menjadi bagian kontribusi sekaligus manfaat keberadaan Pupuk Kaltim di tengah masyarakat, sehingga keseimbangan antara profit, people dan planet sebagai salah satu misi perusahaan semakin maksimal dijalankan.

“Pupuk Kaltim percaya keseimbangan itu penting untuk dijaga dan dijalankan, utamanya aktivitas bisnis yang tidak abai terhadap lingkungan dan masyarakat. Hal ini menjadi komitmen Pupuk Kaltim untuk terus ditingkatkan ke depannya,” pungkas Rahmad Pribadi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
Gerakan Plogging Dorong...
Gerakan Plogging Dorong Gaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan di Bali
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Rekomendasi
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
4 Perlawanan Houthi...
4 Perlawanan Houthi atas Serangan AS dan Inggris ke Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved