Aset Capai Rp2.533,10 Triliun per Oktober, IKNB Jangan Jadul
Senin, 14 Desember 2020 - 21:45 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Sah! OJK Terbitkan Aturan Perpanjangan Restrukturisasi Kredit, Ada Perubahan Dikit )
Jika dilihat berdasarkan pelaku IKNB, asuaransi sosial seperti BPJS mengalami pertumbuhan 11.97% yoy menjadi Rp497,63 triliun. "Hal ini menujukan bahwa market mekanisme dan tingkat persaingan terkait berhubungan dengan sektor riil mengalami kontraksi cukup berat akibat dampak dari covid. Semoga covid cepat berakhir dan tahun depan bisa rebound," katanya.
Berdasarkan data OJK per Oktober 2020, secara umum aset IKNB sebesar Rp2.533,10 triliun atau naik secara MoM sebesar 0.94% atau menurun secara year to date (ytd) sebesar -0.95%. Namun jika dilihat secara year to year (yoy) aset IKNB naik -0.44%.
Sementara itu, lembaga keuangan kusus Rp252,74 triliun, jasa penunjang sebesar Rp12.99 triliun,lembaga keuangan mikro Rp1.13 triliun dan fintech sebesar Rp3.42 triliun.
Jika dilihat berdasarkan pelaku IKNB, asuaransi sosial seperti BPJS mengalami pertumbuhan 11.97% yoy menjadi Rp497,63 triliun. "Hal ini menujukan bahwa market mekanisme dan tingkat persaingan terkait berhubungan dengan sektor riil mengalami kontraksi cukup berat akibat dampak dari covid. Semoga covid cepat berakhir dan tahun depan bisa rebound," katanya.
Berdasarkan data OJK per Oktober 2020, secara umum aset IKNB sebesar Rp2.533,10 triliun atau naik secara MoM sebesar 0.94% atau menurun secara year to date (ytd) sebesar -0.95%. Namun jika dilihat secara year to year (yoy) aset IKNB naik -0.44%.
Sementara itu, lembaga keuangan kusus Rp252,74 triliun, jasa penunjang sebesar Rp12.99 triliun,lembaga keuangan mikro Rp1.13 triliun dan fintech sebesar Rp3.42 triliun.
(akr)
Lihat Juga :