Kena Prank, IHSG Bisa Ambrol di Bawah 6.000

Kamis, 17 Desember 2020 - 18:01 WIB
loading...
Kena Prank, IHSG Bisa...
Ilustrasi IHSG. FOTO/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berakhir di zona merah setelah sebelumnya sempat menguat di sesi I. Indeks melemah 5,02 poin atau 0,08 persen ke 6.113. Technical Analyst NH Korindo Sekuritas, Dimas Pratama mengatakan, kenaikan indeks hari ini sudah cukup tinggi dan sempat menyentuh resistance di level 6.147 dan di sesi kedua resistance tidak kuat sehingga akhirnya masih bisa ditutup di atas level 6.100.

"Indikasinya memang perlu diwaspadai kalau kita lihat level saat ini memang level rawan overtaking, misalnya kita di bawah 6.100 kemungkinan kita akan koreksi paling engga ke 5.960," ujar Dimas dalan acara 2nd Session Closing Market IDX Channel, Kamis (17/12/2020).

Baca Juga: Masuk Zona Merah, IHSG Ditutup Melemah 5,02 poin ke Level 6.113

Dimas menyarankan kepada para investor yang telah mendapatkan keuntungan di tengah penguatan IHSG sebaiknya mengambil keuntungan sebagian dari keuntungan nilai saham yang dipunyai."Jadi memang, bagi investor yang sudah untung sebaiknya take profit sebagian karena memang kita harapkan ada koreksi sehat ke depannya karena kenaikan indeks sudah cukup tinggi," kata dia.

Baca Juga: Bisnis Lungkrah, Ini Harapan Bakrie & Brothers di Akhir Tahun

Dimas menuturkan, level 6.100 menjadi pertahanan yang cukup kuat untuk IHSG dan masih perlu diuji pada hari perdagangan besok. Jika pada perdagangan besok indeks berhasil bertahan di 6.100-6.160, setidaknya IHSG bisa menyentuh level 6.160. "Kalau pun kita berhasil di 6.160 paling tidak arahnya IHSG bisa ke 6.360. Jadi, investor yang sudah untung sebaiknya take profit sebagian dulu kalau memang terjadi penurunan kesempatan kita masuk di level bawah," ucapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved