TEI 2020 Sukses, Wamendag Apresiasi Kolaborasi Antar-Stakeholders
Jum'at, 18 Desember 2020 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
TEI tahun ini menghadirkan 690 pelaku usaha dan 7459 pelanggan (buyer) dari 127 negara, dan mitra dagang lokal sebanyak 4.107. China tercatat menjadi penyumbang transaksi dagang terbesar dengan nilai USD505,01 juta. Selanjutnya disusul Jepang, Mesir dan Australia yang masing-masing mencatat USD224,2 juta, USD147,2 juta dan USD95,42 juta.
Dari segi produk yang ditransaksikan, kelapa sawit dan turunannya mendominasi dengan persentase sebesar 33,32% dari keseluruhan transaksi. Lalu disusul oleh produk kertas sebesar 22,34%, makanan dan minuman kemasan sebesar 14,42%, kopi sebesar 7,15% dan kendaraan beserta suku cadang sebesar 4,79%. Sisanya yang sebesar 13,3% diisi oleh berbagai macam produk.
Melihat komposisi itu, Wamendag Jerry Sambuaga merasa berbangga sekaligus bertekad agar ke depan produk manufaktur dan berbasis teknologi makin besar kontribusinya bagi ekspor.
"Sesuai dengan arahan Presiden bahwa kita harus mendorong produk bernilai tambah tinggi. Itu yang menjadi perhatian kita ke depan tentu tidak melupakan kontribusi produk dan komoditas yang sudah punya kinerja baik saat ini," katanya.
Bagi Wamendag, TEI sendiri merupakan salah satu bagian dari rangkaian pengembangan dan promosi ekspor. Kegiatan ini terus diintegrasikan dan ditindaklanjuti dengan program kerja lain, termasuk perjanjian perdagangan.
IK-CEPA
Dari segi produk yang ditransaksikan, kelapa sawit dan turunannya mendominasi dengan persentase sebesar 33,32% dari keseluruhan transaksi. Lalu disusul oleh produk kertas sebesar 22,34%, makanan dan minuman kemasan sebesar 14,42%, kopi sebesar 7,15% dan kendaraan beserta suku cadang sebesar 4,79%. Sisanya yang sebesar 13,3% diisi oleh berbagai macam produk.
Melihat komposisi itu, Wamendag Jerry Sambuaga merasa berbangga sekaligus bertekad agar ke depan produk manufaktur dan berbasis teknologi makin besar kontribusinya bagi ekspor.
"Sesuai dengan arahan Presiden bahwa kita harus mendorong produk bernilai tambah tinggi. Itu yang menjadi perhatian kita ke depan tentu tidak melupakan kontribusi produk dan komoditas yang sudah punya kinerja baik saat ini," katanya.
Bagi Wamendag, TEI sendiri merupakan salah satu bagian dari rangkaian pengembangan dan promosi ekspor. Kegiatan ini terus diintegrasikan dan ditindaklanjuti dengan program kerja lain, termasuk perjanjian perdagangan.
IK-CEPA
Lihat Juga :