Tembus 6.000, IHSG Sepekan Ditutup Menguat 2,80 Persen

Sabtu, 19 Desember 2020 - 08:48 WIB
loading...
Tembus 6.000, IHSG Sepekan...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan mengalami peningkatan. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Selama periode 14-18 Desember 2020, Pasar Modal Indonesia mencatatkan pergerakan perdagangan yang didominasi data positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan dan berhasil menembus level 6.000 dalam periode sepekan ini.

"IHSG mengalami peningkatan 2,80 persen dan berada pada level 6.104,324 dari posisi 5.938,329 pada penutupan pekan lalu," dikutip dari keterangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (19/12/2020).

Kemudian, kenaikan tertinggi terdapat pada rata-rata volume transaksi sebesar 9,36 persen menjadi 31,344 miliar saham dari 28,660 miliar saham pada pekan yang lalu.

(Baca juga: Awas! Dana Abadi RI Bisa Nyerok dari Saham BUMN )

Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan meningkat sebesar 9,07 persen atau menjadi Rp20,769 triliun dari Rp19,042 triliun pada penutupan pekan lalu.

Tidak hanya itu, data rata-rata frekuensi harian selama sepekan turut meningkat sebesar 3,27 persen menjadi 1.478.220 kali transaksi dibandingkan 1.431.411 kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar bursa selama sepekan juga ditutup meningkat 2,78 persen atau sebesar Rp7.101,974 triliun dari Rp6.910,151 triliun pada pekan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (18/12/2020), investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp2,680 triliun, dengan jual bersih terbanyak pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp347,1 miliar dan membuat harga saham menurun Rp50 atau 1,15 persen ke Rp4.280. Sedangkan sepanjang tahun 2020, investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp47,051 triliun.

(Baca juga: Menko Luhut Pastikan Investasi China Berlanjut di Danau Toba )

Selain itu, selama sepekan terdapat dua perusahaan baru mencatatkan sahamnya di BEI. Pertama, pada Kamis (17/12/2020), PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) menjadi perusahaan tercatat ke-49 pada tahun 2020. VICI dicatatkan pada sektor Consumer Goods Industry dengan subsektor Cosmetics and Household.

Pada hari berikutnya, Jumat (18/12/2020), PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) menjadi perusahaan tercatat ke-50 pada tahun 2020 di BEI. PMMP dicatatkan pada sektor Consumer Goods Industry dengan subsektor Food and Beverages.

Selain itu, pada sepekan ini juga terdapat dua pencatatan obligasi, yaitu pada Senin (14/12/2020) Obligasi Berkelanjutan II Sarana Multi Infrastruktur Tahap V Tahun 2020 (Obligasi Tahap V) yang diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp3,33 triliun.

Hasil pemeringkatan untuk Obligasi Tahap V adalah idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Selanjutnya, pada hari yang sama terdapat pencatatan Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2020 (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dengan nilai nominal sebesar Rp3,55 triliun.

Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2020 adalah idA+ (Single A+), bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Bukopin Tbk.

(Baca juga: Strategi Gojek Masuk ke Bank Jago Memantapkan Kehadiran Bank Digital )

Adapun total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 101 emisi dari 58 Emiten senilai Rp84,96 triliun.

Dengan kedua pencatatan tersebut, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 470 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp431,88 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 127 Emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 133 seri dengan nilai nominal Rp3.754,59 triliun dan 400 juta dolar AS. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp7,13 triliun.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved