Jalan Terjal Menggapai Bonus di Tahun 2030
Selasa, 22 Desember 2020 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
"Bahkan kalau dilihat lebih detail dalam indeks tersebut, misalnya peringkat mendirikan usaha peringkat kita masih di posisi 40, jauh di bawah negara-negara tetangga kita," tambahnya.
Berbicara soal produktivitas, Ida mengatakan bahwa kenyataan pahitnya, data menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja Indonesia masih tertinggal. ( Baca juga:Knalpot Racing Bekas Marc Marquez di Moto GP Dijual Rp40 Juta )
"Dari data ILO, tingkat pertumbuhan output pekerja kita masih rendah, bahkan di bawah rata-rata negara berpendapatan menengah ke bawah. Produktivitas tenaga kerja kita juga di bawah negara pesaing seperti Vietnam," tekan Ida.
Selain itu, ada survei yang dilakukan ke para pelaku usaha Indonesia, dan mayoritas responden mengatakan upah minimum yang ditetapkan di Indonesia tidak sepadan dengan produktivitas yang dihasilkan oleh pekerja.
"Semua data ini menunjukkan besarnya tantangan bagi investasi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia," pungkasnya.
Berbicara soal produktivitas, Ida mengatakan bahwa kenyataan pahitnya, data menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja Indonesia masih tertinggal. ( Baca juga:Knalpot Racing Bekas Marc Marquez di Moto GP Dijual Rp40 Juta )
"Dari data ILO, tingkat pertumbuhan output pekerja kita masih rendah, bahkan di bawah rata-rata negara berpendapatan menengah ke bawah. Produktivitas tenaga kerja kita juga di bawah negara pesaing seperti Vietnam," tekan Ida.
Selain itu, ada survei yang dilakukan ke para pelaku usaha Indonesia, dan mayoritas responden mengatakan upah minimum yang ditetapkan di Indonesia tidak sepadan dengan produktivitas yang dihasilkan oleh pekerja.
"Semua data ini menunjukkan besarnya tantangan bagi investasi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :