Pelaku Bisnis Pede Cetak Kenaikan Pendapatan di 2021
Selasa, 22 Desember 2020 - 23:27 WIB
loading...
Persepsi pelaku bisnis global terhadap perkembangan bisnis dan ekonomi optimis dalam 12 bulan ke depan. 56% pelaku bisnis di Indonesia memprediksi pendapatan perusahaan mereka akan naik pada tahun 2021. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Persepsi pelaku bisnis global terhadap perkembangan bisnis dan ekonomi optimis dalam 12 bulan ke depan. Hal ini tertuang dalam laporan tahunan Grant Thornton International Business Report (IBR) di penghujung tahun 2020.
IBR juga menyebutkan 56% pelaku bisnis di Indonesia memprediksi pendapatan perusahaan mereka akan naik pada tahun 2021 dan 50% pelaku bisnis lainnya meyakini kegiatan ekspor perusahaan akan tumbuh positif di tahun depan sehingga mendukung tingginya optimisme bisnis mereka di tahun depan.
(Baca Juga: Macam-macam Strategi Pelaku Bisnis Digital saat Ekonomi Melemah )
Seperti diketahui tahun 2020 menjadi tantangan besar bagi keberlangsungan ekonomi global, termasuk Indonesia. Pandemi virus COVID-19 yang berdampak sangat dahsyat di seluruh sektor usaha membuat perekonomian Indonesia melambat.
Ekonomi Indonesia pun secara resmi memasuki fase resesi setelah mengalami minus dalam dua kuartal berturut-turut yaitu minus 5.32% pada kuartal II dan minus 3.49% pada kuartal III di tahun 2020 seperti dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
IBR juga menyebutkan 56% pelaku bisnis di Indonesia memprediksi pendapatan perusahaan mereka akan naik pada tahun 2021 dan 50% pelaku bisnis lainnya meyakini kegiatan ekspor perusahaan akan tumbuh positif di tahun depan sehingga mendukung tingginya optimisme bisnis mereka di tahun depan.
(Baca Juga: Macam-macam Strategi Pelaku Bisnis Digital saat Ekonomi Melemah )
Seperti diketahui tahun 2020 menjadi tantangan besar bagi keberlangsungan ekonomi global, termasuk Indonesia. Pandemi virus COVID-19 yang berdampak sangat dahsyat di seluruh sektor usaha membuat perekonomian Indonesia melambat.
Ekonomi Indonesia pun secara resmi memasuki fase resesi setelah mengalami minus dalam dua kuartal berturut-turut yaitu minus 5.32% pada kuartal II dan minus 3.49% pada kuartal III di tahun 2020 seperti dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Lihat Juga :