Kemendag Sayangkan Ekspor Indonesia ke Finlandia yang Cenderung Menurun

Rabu, 23 Desember 2020 - 00:21 WIB
loading...
Kemendag Sayangkan Ekspor...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan (Kemendag) Marolop Nainggolan mengatakan, ada kondisi yang disayangkan dari perdagangan Indonesia- Finlandia dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Selama periode tersebut, perdagangan antara kedua negara mengalami defisit, dengan nilai ekspor yang cenderung menurun. Tercatat ekspor Indonesia tahun 2019 sebesar USD76,6 juta, dengan defisit neraca perdagangan sebesar USD430 juta. ( Baca juga:Sandi Uno Ditunjuk Jadi Menteri, Netizen: Jangan Bawa-Bawa Program Oke Oce dan Wisata Halal )

"Potensi ekspor Indonesia dengan Finlandia masih dapat terus ditingkatkan, mengingat masih banyak peluang produk Indonesia yang dapat diekspor ke sana, namun belum dimaksimalkan oleh Indonesia," ucap Marolop dalam video virtual di Jakarta, Selasa(22/12/2020).

Berdasarkan survei Export Potential Map ITC, produk Indonesia yang memiliki peluang besar adalah chemical wood pulp, soda/sulphate (HS 470329). Produk ini bernilai USD25 juta, namun nilai ekspor Indonesia masih belum ada.

"Produk lain yang berpotensi adalah kopi (HS 090110). Saat ini ekspor Indonesia sebesar USD746 ribu, sedangkan potensi ekspor kopi Indonesia sendiri sebesar USD17,6 juta," ungkap Marolop.

Ditambah lagi, realisasi ekspor fats, oil, and fractions nes (HS 151800) memiliki potensi ekspor sebesar USD2,7 juta.

Menurut Marolop, perdagangan Indonesia-Finlandia bisa dijembatani dengan Finnpartnership, yaitu program kemitraan bisnis yang dibiayai oleh Kementerian Luar Negeri Finlandia. "Program ini bertujuan untuk memberikan dampak ekonomi melalui promosi perdagangan antara Finlandia dan negara berkembang," ucapnya. ( Baca juga:Sandiaga Uno: Wapres Minta Wisata Halal dan Religi Jadi Perhatian untuk Menggairahkan Sektor Wisata )

Dalam implementasinya, Finnpartnership menunjuk Findolainen sebagai company spotter atau implementing agency program yang dimaksud.

"Dalam program ini, Findolainen sebagai company spotter memiliki kuota perusahaan yang dapat difasilitasi melalui layanan ini yang sangat terbatas. Oleh karena itu, tentunya pemilihan perusahaan akan dilakukan dengan cukup selektif," pungkas Marolop.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Rekomendasi
7 Tips Konten Review...
7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Berita Terkini
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved