Investasi Internasional Indonesia Turun ke Angka USD265 Miliar
Rabu, 23 Desember 2020 - 23:53 WIB
loading...
A
A
A
Selain karena faktor transaksi, posisi AFLN yang meningkat juga dipengaruhi oleh faktor revaluasi positif akibat pelemahan dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama dunia.
(Baca juga: Bank Sentral Indonesia dan Thailand Perkuat Kerja Sama: Bye-Bye Dolar! )
"Bank Indonesia memandang perkembangan PII Indonesia pada triwulan III 2020 tetap terjaga dan mendukung ketahanan eksternal," sebut dia.
Hal ini tercermin dari struktur kewajiban PII Indonesia yang didominasi oleh instrumen berjangka panjang. Meski demikian, Bank Indonesia akan tetap mewaspadai risiko kewajiban neto PII terhadap perekonomian.
Ke depan, Bank Indonesia meyakini kinerja PII Indonesia akan tetap terjaga sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi Indonesia dari dampak pandemi Covid-19 yang didukung sinergi bauran kebijakan Bank Indonesia dan Pemerintah, serta otoritas terkait lainnya.
(Baca juga: Bank Sentral Indonesia dan Thailand Perkuat Kerja Sama: Bye-Bye Dolar! )
"Bank Indonesia memandang perkembangan PII Indonesia pada triwulan III 2020 tetap terjaga dan mendukung ketahanan eksternal," sebut dia.
Hal ini tercermin dari struktur kewajiban PII Indonesia yang didominasi oleh instrumen berjangka panjang. Meski demikian, Bank Indonesia akan tetap mewaspadai risiko kewajiban neto PII terhadap perekonomian.
Ke depan, Bank Indonesia meyakini kinerja PII Indonesia akan tetap terjaga sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi Indonesia dari dampak pandemi Covid-19 yang didukung sinergi bauran kebijakan Bank Indonesia dan Pemerintah, serta otoritas terkait lainnya.
(ind)
Lihat Juga :