Investor Makin PD, Saham Bank Bukopin Melesat 256%
Senin, 28 Desember 2020 - 20:42 WIB
loading...
A
A
A
Rivan menambahkan transformasi yang kini tengah dijalankan akan semakin memperkuat fundamental perusahaan, terutama dalam memperluas segmen bisnis dan menangkap potensi pasar baru melalui kekuatan digital banking. Langkah ini juga menjadi salah satu fokus perusahaan untuk meningkatkan kapabilitas Bank Bukopin dalam mendukung sektor kredit UMKM sebagai sektor andalan perusahaan.
Sebagai bagian dari proses transformasi, melalui RUPSLB yang berlangsung pada 22 Desember 2020 Bukopin melakukan pergantian nama dan logo Perseroan. Strategi ini merupakan upaya peningkatan citra dan reputasi Perseroan (“Rebranding”), serta mengkombinasikan kekuatan merk Perseroan yang sudah ada dengan kekuatan merk KB sebagai PSP dan majority shareholder.
“Sebagai afiliasi KB Kookmin, berbagai strategi akan dijalankan dengan partisipasi manajemen untuk meningkatkan perdagangan Indonesia dan Korea. Melalui transformasi ini, kami berkeyakinan mampu melahirkan Bukopin yang lebih baik demi terciptanya produk dan layanan yang sesuai kebutuhan nasabah. Sehingga bisa menjadi lembaga perbankan ternama dan kompetitif di Indonesia,” tutup Rivan.
Rivan menjelaskan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Bukopin terus meningkat dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Bersama dengan KB Kookmin, perusahaan tengah menjalankan strategi Korean Link yang memiliki kontribusi luar biasa dengan target bulan Desember mencapai Rp2 triliun.
Chief Financial Officer Bank Bukopin Seng Hyup Shin menyampaikan sektor UMKM yang masih menjadi andalan Bank Bukopin terkena imbas yang signifikan akibat kondisi pandemi Covid-19. Menanggapi kondisi tersebut perusahaan menyiapkan langkah antisipasi untuk tetap menguatkan fundamental perusahaan dimana sektor UMKM menjadi portofolio yang dominan bagi Bank Bukopin.
Sebagai bagian dari proses transformasi, melalui RUPSLB yang berlangsung pada 22 Desember 2020 Bukopin melakukan pergantian nama dan logo Perseroan. Strategi ini merupakan upaya peningkatan citra dan reputasi Perseroan (“Rebranding”), serta mengkombinasikan kekuatan merk Perseroan yang sudah ada dengan kekuatan merk KB sebagai PSP dan majority shareholder.
“Sebagai afiliasi KB Kookmin, berbagai strategi akan dijalankan dengan partisipasi manajemen untuk meningkatkan perdagangan Indonesia dan Korea. Melalui transformasi ini, kami berkeyakinan mampu melahirkan Bukopin yang lebih baik demi terciptanya produk dan layanan yang sesuai kebutuhan nasabah. Sehingga bisa menjadi lembaga perbankan ternama dan kompetitif di Indonesia,” tutup Rivan.
Rivan menjelaskan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Bukopin terus meningkat dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Bersama dengan KB Kookmin, perusahaan tengah menjalankan strategi Korean Link yang memiliki kontribusi luar biasa dengan target bulan Desember mencapai Rp2 triliun.
Chief Financial Officer Bank Bukopin Seng Hyup Shin menyampaikan sektor UMKM yang masih menjadi andalan Bank Bukopin terkena imbas yang signifikan akibat kondisi pandemi Covid-19. Menanggapi kondisi tersebut perusahaan menyiapkan langkah antisipasi untuk tetap menguatkan fundamental perusahaan dimana sektor UMKM menjadi portofolio yang dominan bagi Bank Bukopin.
Lihat Juga :