Mantap! Bus Listrik Transjakarta Mulai Mondar-mandir Tahun Depan
Selasa, 29 Desember 2020 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
"Penyediaan bus listrik Higer di Indonesia ini sejalan dengan visi pemerintah untuk kendaraan ramah lingkungan. Kendaraan yang bebas polusi gas buang atau Zero Emission dan bebas polusi suara karena bus listrik Higer berjalan dengan senyap," jelasnya.
Baca Juga: KLI Siap Suplai Bus Listrik Skywell untuk TransJakarta
Adapun secara rinci, bus listrik ini memiliki keunggulan utamanya yakni kapasitas baterai 385 kilo watt hours (kWh) yang menunjang daya jelajah hingga 300 kilometer dengan lama pengisian ulang baterai sekitar 3-4 jam. Walaupun baterai yang dimilikinya besar, berat kosong bus hanya 13 ton.
Berat kosong ini sama dengan berat bus kompetitor lain yang kapasitas baterainya lebih kecil. Hal ini mendukung torsi bus listrik Higer lebih besar dari bus konvensional yang beredar di Indonesia, yakni menghasilkan tenaga 145 KW dengan torsi maksimal 3.300 Nm.
Kapasitas bus listrik Higer mencapai 34 penumpang duduk. Selain itu, bus listrik ini juga tidak perawatan yang lebih rendah dan ringans sehingga lebih produktif karena bisa dioperasikan lebih maksimal mengingat waktu yang diperlukan untuk perawatan lebih singkat. “Selain itu limbah suku cadang jauh lebih sedikit," kata Antonius.
Baca Juga: KLI Siap Suplai Bus Listrik Skywell untuk TransJakarta
Adapun secara rinci, bus listrik ini memiliki keunggulan utamanya yakni kapasitas baterai 385 kilo watt hours (kWh) yang menunjang daya jelajah hingga 300 kilometer dengan lama pengisian ulang baterai sekitar 3-4 jam. Walaupun baterai yang dimilikinya besar, berat kosong bus hanya 13 ton.
Berat kosong ini sama dengan berat bus kompetitor lain yang kapasitas baterainya lebih kecil. Hal ini mendukung torsi bus listrik Higer lebih besar dari bus konvensional yang beredar di Indonesia, yakni menghasilkan tenaga 145 KW dengan torsi maksimal 3.300 Nm.
Kapasitas bus listrik Higer mencapai 34 penumpang duduk. Selain itu, bus listrik ini juga tidak perawatan yang lebih rendah dan ringans sehingga lebih produktif karena bisa dioperasikan lebih maksimal mengingat waktu yang diperlukan untuk perawatan lebih singkat. “Selain itu limbah suku cadang jauh lebih sedikit," kata Antonius.
(nng)
Lihat Juga :