Hati-hati, Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bisa Hambat Pemulihan

Jum'at, 01 Januari 2021 - 19:49 WIB
loading...
Hati-hati, Kenaikan...
Kenaikan iuran BPJS Kesehatan dinilai tidak tepat di tengah upaya pemerintah melakukan pemulihan ekonomi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom menyesalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan di tengah pandemi. Pasalnya, kenaikan itu dinilai bisa menghambat pemulihan ekonomi Indonesia.

(Baca Juga: Kecam Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Ekonom: Masyarakat Miskin Makin Terbebani)

"Saya kira keputusan ini tidak terlepas dari defisit BPJS Kesehatan yang semakin membesar," ujar Ekonom CORE Yusuf Rendy di Jakarta, Jumat (1/1/2021).

Kendati demikian, dia mengakui bahwa kenaikan tarif BPJS Kesehatan ini sudah sesuai dengan Peraturan Presiden No 64 tahun 2020. Kenaikan ini juga kalau ditelisik juga tidak sepenuhnya kenaikan, namun lebih kepada dikuranginya subsidi pemerintah.

Namun, kata Yusuf, jika melihat momentum, segala upaya menaikan tarif di tengah proses pemulihan ekonomi bukanlah sesuatu yang bijak. Seharusnya, kata dia, keputusan ini ditunda sampai proses pemulihan ekonomi selesai.

(Baca Juga: Daya Beli Menurun, Peserta BPJS Kesehatan Nunggak Rp11 Triliun)

Secara terpisah, Ekonom Indef Enny Sri Hartati mengatakan bahwa pemerintah seharusnya tidak menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan kelas 3 di tengah melemahnya daya beli masyarakat saat ini. Sementara, kata Enny, masalahnya terletak pada tata kelola dana yang dihimpun asuransi kesehatan negara tersebut.

"Kenapa sampai kemarin terjadi masalah defisit di BPJS Kesehatan? Itu karena tata kelolanya yang bermasalah," cetusnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas...
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas Perkuat Perlindungan JKN bagi Warga Binaan
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
Posko Mudik BPJS Kesehatan...
Posko Mudik BPJS Kesehatan Bikin Pulang Kampung Aman dan Nyaman
Menko Cak Imin Resmi...
Menko Cak Imin Resmi Lantik Dirut BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026-2031
Profil Prihati Pujowaskito,...
Profil Prihati Pujowaskito, Eks Dokter Kopassus Jadi Dirut BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Rekomendasi
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Berita Terkini
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved