Membongkar 5 Fakta Upaya RI Berburu Vaksin Covid-19 ke Produsen Farmasi Dunia

Sabtu, 02 Januari 2021 - 15:55 WIB
loading...
Membongkar 5 Fakta Upaya...
Meski telah mendapatkan 3 juta dosis vaksin Sinovac asal China, upaya pengadaan vaksin terus dilakukan oleh pemerintah. Ini beberapa fakta menarik terkait perburuan vaksin Covid ke perusahaan farmasi dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia terus menggalakan kerja sama bilateral dengan sejumlah otoritas dan produsen vaksin dunia untuk menangani penyebaran Covid-19. Meski telah mendapatkan 3 juta dosis vaksin Sinovac asal China, upaya pengadaan vaksin Covid-19 terus dilakukan.

Dalam catatan MNC News Portal, sepanjang 2020 Presiden Joko Widodo (Jokowi), beberapa kali mengutus sejumlah Menteri-nya melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk melaksanakan negosiasi dan menindaklanjuti kerja sama di sektor farmasi tersebut.

(Baca Juga: Jokowi Sebut Indonesia Amankan Pasokan Vaksin Sinovac, Novavax, AstraZeneca, hingga Pfizer )

Sebagai bagian dari memperoleh vaksin dari sejumlah sumber, pemerintah pun menetapkan enam jenis vaksin Covid-19 yang bisa dikonsumsi di Indonesia. Keenam jenis vaksin itu baik diproduksi PT Bio Farma (Persero), Astrazeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNtech, dan Sinovac Biotech Ltd.

Penetapan itu dilegalkan berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Kesehatan Nomor HK.01.07/ Menkes/ 9860/ 2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin Untuk Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disesase 2019 (Covid-19). Kepmen ini ditandatangani Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, pada 3 Desember 2020 lalu.

Lantas, bagaimana progres dari kerja sama bilateral tersebut? Berikut MNC News Portal merangkum sejumlah fakta menarik.

Pertama, Indonesia Amankan Pasokan Vaksin Melalui Skema Covax.

Indonesia akan mengirimkan sejumlah dokumen dan formulir permintaan vaksin kepada kerja sama produsen farmasi dunia, Covax. Saat ini, pemerintah telah mengirimkan dua dokumen yakni aplikasi vaccine request dan technical assistance form kepada Covax yang dilaksanakan pada November dan Desember 2020.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, pihaknya akan melakukan pengiriman dokumen tambahan yang ditargetkan dieksekusi pada Januari 2021 mendatang.

"Melalui diplomasi, kami juga akan terus mengawal submisi dokumen lain. Vaccine request form part B mengenai identifikasi yang akan kita serahkan pada 8 Januari 2021," ujar Retno, dikutip pada Sabtu (2/1/2020).

Kedua, 15 Juta Vaksin Sinovac

Dalam waktu dekat pemerintah menargetkan akan menerima 15 juta dosis vaksin Covid-19 asal Sinovac, China. Vaksin ini akan dimanufaktur oleh Bio Farma.

(Baca Juga: Pengiriman 1,8 Juta Vaksin Sinovac dari Soetta ke Bio Farma Dikawal Kepolisian )

Indonesia telah menerima 3 juta vaksin Sinovac. Saat ini vaksin diamankan oleh Bio Farma yang menggunakan protokol penyimpanan vaksin sesuai dengan standar WHO. 3 juta vaksin itu didatangkan secara bertahap.

Melalui Bio Farma, manajemen akan melakukan penandatanganan vaksin tambahan dan memperkuat kesiapan produksi vaksin dengan sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan POM.

Ketiga, Incar Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer-BioNTech

Indonesia juga tengah melakukan kerja sama dengan Pfizer , perusahaan asal Amerika Serikat (AS) dan BioNTech, Jerman. Retno menyebut, secara paralel pembicaraan berkesinambungan saat ini juga sedang dilakukan dengan Pfizer dan BioNTech.

Keempat, Penandatanganan Komitmen Supply Bersama Novavax

Indonesia telah menandatangani komitmen supply dari Novavax dengan menggunakan platform protein sub unit rekombinan yang berasal dari AS sebesar 50 juta dosis. Kemudian dengan AstraZeneca platform viral vector dari Inggris sebanyak 50 juta dosis vaksin.

Untuk Novavax, Holding BUMN Farmasi itu, telah mengamankan ragam pasokan vaksin Covid-19 dengan melakukan penandatanganan kesepakatan. Selain itu, anggota Holding BUMN Farmasi PT Indofarma (Persero) Tbk juga menandatangani perjanjian penambahan pemesanan vaksin Novavax dari 30 juta menjadi 50 juta dosis.

Kelima, Target 50 Juta Vaksin AstraZeneca

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir, telah menandatangani perjanjian pembelian vaksin AstraZeneca sebanyak 50 juta dosis. Pemerintah mencatat bahwa Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca telah diberikan oleh Food and Drug Administration (MHRA) Inggris. Ini juga merupakan kabar baik bagi Indonesia.

MHRA merupakan salah satu dari 6 strangen regulatory yang memiliki mekanisme reliance dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Di mana, melalui mekanisme reliance ini proses penerbitan EUA atas vaksin AstraZeneca di Indonesia akan lebih mudah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bio Farma Siapkan 5...
Bio Farma Siapkan 5 Juta Dosis IndoVac untuk Booster Kedua Lansia
Vaksin Lokal IndoVac...
Vaksin Lokal IndoVac Bakal Diekspor ke Afrika, Nigeria Jadi yang Pertama
Uji Klinis Tahap 3 Vaksin...
Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Covid-19 BUMN Ditarget Rampung Bulan Ini
Karyawan Pfizer Curi...
Karyawan Pfizer Curi Dokumen Rahasia Vaksin Covid-19, Sudah Bocor?
VTL Dibahas, Sinyal...
VTL Dibahas, Sinyal Keluar Masuk Indonesia-Singapura Tanpa Karantina?
Jokowi Utus 3 Menteri...
Jokowi Utus 3 Menteri Temui Bos Microsoft, Bahas Apa?
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Pandemi Covid-19 Dorong...
Pandemi Covid-19 Dorong Negara Asia Berinovasi dalam Teknologi Medis
Rekomendasi
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved