Beredar Kemasan Vaksin Sinovac di Sosmed, Bio Farma Buka Suara
Minggu, 03 Januari 2021 - 01:41 WIB
loading...
A
A
A
Dia menegaskan, vaksin dalam kemasan berwarna putih bercampur oranye itu bukan 3 juta dosis vaksin Sinovac yang baru saja tiba di Indonesia yang dilakukan secara bertahap yakni pada 6 dan 31 Desember 2020 lalu. Dia bilang, 3 juta vaksin ini akan dikemas dalam file atau botol kecil. Di mana, file vaksin itu akan menggunakan kode tertentu.
"Kemasan yang digunakan itu hanya uji klinis, sementara kemasan yang digunakan dalam file atau botol kecil ini untuk 3 juta dosis vaksin," kata dia.
(Baca Juga: Jokowi Sebut Indonesia Amankan Pasokan Vaksin Sinovac, Novavax, AstraZeneca, hingga Pfizer )
Bambang berharap masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di sosial media. Khususnya, mengenai informasi vaksin yang belum disampaikan secara resmi oleh pemerintah baik itu melalui Kementerian Kesehatan ataupun Bio Farma.
Dia juga kembali menegaskan bahwa uji klinis III ditargetkan selesai pada Januari 2021. Di mana, pihaknya akan memberikan laporan hasil uji klinis kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) untuk dilakukan pengecekan kembali sebelum dikeluarkan emergency use authorization (EUA).
"Kemasan yang digunakan itu hanya uji klinis, sementara kemasan yang digunakan dalam file atau botol kecil ini untuk 3 juta dosis vaksin," kata dia.
(Baca Juga: Jokowi Sebut Indonesia Amankan Pasokan Vaksin Sinovac, Novavax, AstraZeneca, hingga Pfizer )
Bambang berharap masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di sosial media. Khususnya, mengenai informasi vaksin yang belum disampaikan secara resmi oleh pemerintah baik itu melalui Kementerian Kesehatan ataupun Bio Farma.
Dia juga kembali menegaskan bahwa uji klinis III ditargetkan selesai pada Januari 2021. Di mana, pihaknya akan memberikan laporan hasil uji klinis kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) untuk dilakukan pengecekan kembali sebelum dikeluarkan emergency use authorization (EUA).
(akr)
Lihat Juga :