Pemulihan Ekonomi Nasional Tergantung Penanganan Covid-19

Jum'at, 17 April 2020 - 07:55 WIB
loading...
Pemulihan Ekonomi Nasional...
Kebijakan pemerintah dalam menangani wabah Covid-19 akan sangat menentukan langkah-langkah perbaikan ekonomi nasional ke depan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kebijakan pemerintah dalam menangani wabah Covid-19 akan sangat menentukan langkah-langkah perbaikan ekonomi nasional ke depan.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur Prof Dr Chandra Fajri Ananda mengatakan jika perencanaan dan proses penanggulangan kesehatan berjalan dengan baik, maka dapat diperkirakan pada akhir Mei atau awal Juni, wabah Covid-19 berakhir dan perekonomian nasional meski berat, dapat tumbuh hingga 2%.

Agar ekonomi tumbuh positif, pemerintah harus dapat menjaga stabilitas ekonomi dengan melindungi seluruh sektor ekonomi. Tidak boleh sampai mematikan salah satu industri. Apalagi jika industri tersebut sudah lama berdiri dan terbukti menyumbang dan menggerakkan perekonomian daerah maupun nasional.

Salah satu industri yang tidak terpengaruh oleh wabah Covid-19 dunia adalah industri pertanian dan perkebunan. Termasuk industri hasil tembakau yang dapat menggerakkan perekonomian nasional pada masa sulit seperti saat ini.

“Asumsinya pertama, Covid-19 ini selesai pada bulan Mei. Kedua, kita juga berharap partner ekonomi kita yang dalam 2-3 tahun terakhir ini sangat dekat, yakni China juga pulih. China kan sudah mulai bergerak positif ekonominya sehingga pemulihan dari segi sisi ekonomi mungkin bisa lebih cepat. Karena ekspor dan impor kita dengan China lumayan cukup besar. Jadi, kebijakan pemerintah untuk menangani Covid ini akan sangat menentukan langkah-langkah berikutnya,” kata Chandra di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut Chandra menjelaskan, dengan pertambahan jumlah korban positif Covid-19 ditambah korban yang meninggal dunia juga terus mengalami kenaikan. Ditambah lagi eskalasi sebaran penduduk dari Jakarta ke daerah yang melakukan mudik agar bisa menjalankan ibadah puasa dan Lebaran di kampung halamannya, pencegahan penularan dan wabah Covid-19 baru akan selesai pada bulan Mei cukup berat. Kecuali pemerintah daerah (pemda) melakukan gerakan yang sama dengan pemerintah pusat.

“Jadi (harusnya) ada masif tes, orang dites semuanya, atau minimal per hari orang di masing-masing daerah ada tes semacam itu. Kalau itu dilakukan, saya yakin pertumbuhan kita sekitar 2,3-2,4 masih bisa,” papar Chandra. (Heru Febrianto)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Berita Terkini
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved