KKP Distribusikan Bantuan Benih Kepiting di Jawa Tengah

Kamis, 14 Mei 2020 - 23:08 WIB
loading...
KKP Distribusikan Bantuan...
KKP melalui Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara memberikan dukungan benih kepiting sebanyak 102.800 ekor untuk mendorong kegiatan usaha yang tergolong baru yakni budidaya kepiting di tambak. Foto/Dok
A A A
JEPARA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara memberikan dukungan benih kepiting sebanyak 102.800 ekor untuk mendorong kegiatan usaha yang tergolong baru yakni budidaya kepiting di tambak. Distribusi dukungan tersebut terus dilakukan KKP terhadap pembudidaya terdampak Covid-19 di daerah di Indonesia.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto mengatakan, bahwa dukungan langsung akan terus dilakukan selama pandemi Covid-19 untuk meningkatkan daya ungkit terhadap nilai tukar pembudidaya ikan. Slamet juga menyampaikan bahwa pihaknya mendistribusikan bantuan benih kepiting ke masyarakat setelah BBPBAP Jepara mampu melakukan pembenihan secara massal.

Ia mengungkapkan sebagai komoditas yang diminati pasar baik ekspor maupun domestik, keberhasilan pembudidayaan kepiting akan menopang suplai sekaligus penyangga stok kepiting yang sebelumnya banyak mengandalkan benih dari alam.

"Pendistribusian benih kepiting ke kelompok masyarakat untuk menciptakan peluang usaha baru. Disisi lain, pembudidayaan kepiting diharapkan akan menopang suplai bagi permintaan pasar. Hal lainnya yakni dalam rangka upaya pengendalian tangkap, sehingga nantinya benih tidak seluruhnya tergantung dari alam", jelas Slamet di Jakarta, Kamis (14/5/2020).

Sambung Slamet menerangkan, bahwa KKP sesuai arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akan mulai menggarap pembudidayaan kepiting soka. "Pak Menteri ingin budidaya kepiting soka bisa bangkit karena pasar sangat terbuka dan nilai ekonominya tinggi. Keberhasilan pembenihan kepiting secara massal, saya kira jadi harapan baru untuk menggenjot produksi kepiting dari hasil pembudidayaan, tentunya disertai dengan upaya budidaya yang berkelanjutan," paparnya.

Ketua Kelompok Pembudidaya, Didik Kristianto saat menerima bantuan benih kepiting mengungkapkan bahwa dukungan benih sangat membantu untuk menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat di Pekalongan.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan ini. Komoditas kepiting ini permintaannya tinggi dan harganya juga menggiurkan, maka dengan adanya pembudidayan kepiting ditambak kami bisa suplai kepiting hasil budidaya dan mengurangi tangkapan dari alam," ungkap Didik.

Sementara itu, Kepala BBPBAP Jepara Sugeng Raharja saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa timnya memang cukup lama konsen untuk melakukan perekayasaan perbenihan kepiting. Hasilnya menurut Sugeng saat ini pihaknya telah berhasil memproduksi benih secara massal yang bisa untuk menopang kebutuhan kepiting yang selama ini bergantung dari tangkapan alam.

Sugeng juga menyampaikan kalau selama ini kepiting bertelur secara alami di alam, saat ini pihaknya juga telah mampu membuat kepiting bertelur. Keberhasilan produksi benih kepiting ini merupakan upaya untuk menjamin agar keberadaan kepiting ini terus sustainable.

"Ini juga akan membuka alternatif usaha bagi petambak. Secara teknis, rata-rata survival rate (SR) benih yang berhasil diproduksi yakni 8 - 20 % dan kami berupaya untuk terus menggenjot produktivitas yang lebih optimal. Selama pandemi Covid-19 ini kami akan fokus untuk beri dukungan langsung, termasuk yang kemarin kita berikan ke kelompok pembudidaya di Pekalongan," ungkap Sugeng.

Sebagai informasi BBPBAP Jepara juga telah melakukan pendampingan pembenihan dan budidaya kepiting di beberapa daerah antara lain Belitung, Tanjungpinang, Tarakan, Kubu Raya dan Indragiri Hilir. Hingga saat ini, sebagian dari para pembudidaya sudah mampu memproduksi benih kepiting secara mandiri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
KKP Pastikan Proyek...
KKP Pastikan Proyek Pagar Beton Cilincing Sudah Kantongi Izin
5 Pulau Indonesia Dijual...
5 Pulau Indonesia Dijual di Situs Asing, Salah Satunya Dihargai Rp2,67 Miliar
Dikepret Tarif Trump,...
Dikepret Tarif Trump, KKP Siap Cari Pasar Alternatif
Jaga Pertumbuhan Ekonomi...
Jaga Pertumbuhan Ekonomi Biru, Kadin-KKP Mitigasi Dampak Tarif Trump
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Bali Berhasil Bongkar TPPO KM Awindo A2
Rekomendasi
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved