Kalo Belum Terima BLT Sabar Ya Bun, Ada Pandemi dan Indonesia Luas

Selasa, 12 Januari 2021 - 12:27 WIB
loading...
Kalo Belum Terima BLT...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mengungkapkan penyebab belum cairnya bantuan sosial (bansos) bagi ibu rumah tangga yang belum merata di beberapa wilayah Indonesia. Bansos ini berupa bantuan langsung tunai (BLT) yang masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Direktur Jaminan Sosial Keluarga (JSK) Rachmat Koesnadi mengatakan, kondisi geografis menyebabkan pemberian bansos belum merata. Jadi butuh waktu untuk bisa diterima semua warga di seluruh Tanah Air. ( Baca juga:Kabar Baik! Lansia Dapat BLT Rp2,4 Juta )

"Ini sisanya sudah sedang proses pencairan. Karena masalah geografis dan kesehatan serta pencegahan Covid-19," kata Rachmat saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (11/1/2021).

Kata dia, Bansos PKH sudah disalurkan secara transparan dan terbuka. Pasalnya, jika prinsip itu tidak dilakukan mengakibatkan akuntabitas yang tidak memadai.

"Dengan masuk rekening penerima KKS KPM yangg bersangkutan seharusnya bisa akuntabilitas, semoga tidak ada oknum-oknum yg memanfaatkan keluguan KPM. Kalau ada pendamping PKH sesuai kode etik, PKH kami akan keluarkan dari SDM PKH," tandasnya.

Sebagai informasi, pemerintah tahun ini juga secara resmi telah meluncurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Mulai tahun ini anak sekolah memperoleh dana BLT dari Program Keluarga Harapan (PKH) dengan total mencapai Rp3,4 juta setahun. ( Baca juga:JYP Entertainment Resmi Umumkan Kepergian GOT7 dari Agensi )

Rinciannya bagi siswa SD/MI/sederajat sebesar Rp900.000 setahun atau Rp75.000 per bulan, SMP/MTs/Sederajat Rp1,5 juta setahun atau Rp125.000 per bulan, dan SMA/MA/sederajat Rp2 juta setahun atau Rp166.000 per bulan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satgas PKH Jatuhkan...
Satgas PKH Jatuhkan Denda Rp1,2 Triliun kepada PT Toshida Indonesia
Pencairan BLT Kesra...
Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu Jadi Harapan Warga di Akhir Tahun 2025
BLT Kesra Rp900 Ribu...
BLT Kesra Rp900 Ribu untuk 35 Juta Penerima Tersalurkan 75%, Tuntas Desember
BLT Kesra Cair Rp900...
BLT Kesra Cair Rp900 Ribu, Penerima Manfaat: Lumayan Buat Dapur
Mensos Tinjau Penyaluran...
Mensos Tinjau Penyaluran BLT Kesra, PosIND Target Rampung Akhir November
2 Juta Penerima Bansos...
2 Juta Penerima Bansos Dipangkas lewat Pemutakhiran DTSEN, Wamensos Sebut Terus Berjalan
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Mensos Pecat 4 Pendamping...
Mensos Pecat 4 Pendamping PKH yang Selewengkan Bansos
Rekomendasi
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved