Pertumbuhan Kredit Perbankan 2021 Diprediksi Masih Loyo

Selasa, 12 Januari 2021 - 21:55 WIB
loading...
Pertumbuhan Kredit Perbankan...
FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Berdasarkan trennya, kredit dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi. Sehingga, apabila pertumbuhan ekonomi masih stagnan, maka tingkat pertumbuhan kredit pun akan mengikuti, sehingga diperkirkan pertumbuhan kredit masih terkontraksi pada kuartal 1 2021.

Di sisi lain, dengan masih terhambatnya aktivitas ekonomi, likuiditas perbankan diperkirakan masih akan tetap ample di awal tahun ini, mengingat korporasi serta konsumen atau masyarakat kelas menengah dan atas masih akan melanjutkan menyimpan dananya di sektor perbankan. "Dengan kondisi tersebut, kami perkirakan kondisi LDR perbankan masih belum mengalami perubahan yang signifikan," ujar Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Baca Juga: Perang Bunga Kredit Bukti Persaingan Sengit Industri Perbankan

Meskipun demikian, dengan pengelolaan risiko kredit yang terkelola dengan baik, maka NPL diperkirakan masih stabil di kisaran 3,1-3,3%. Lebih lanjut, program vaksinasi yang masih akan terus berlanjut dan akan didistribusikan kepada masyarakat pada semester I tahun ini, diperkirakan akan mulai menciptakan herd immunity secara gradual sedemikian.

Sehingga akan mendorong optimisme konsumen untuk mulai berbelanja yang selanjutnya akan berimplikasi pada peningkatan sisi produksi serta potensi peningkatan permintaan kredit. "Namun demikian, potensi peningkatan permintaan kredit tersebut diperkirakan akan mulai terjadi paling cepat pada kuartal 3 2021 dan akan berlanjut hingga akhir tahun 2021," ungkap dia.

Baca Juga: Konsumsi dan Daya Beli Masyarakat Kunci Pertumbuhan Kredit Perbankan

Oleh sebab itu dengan peningkatan pertumbuhan kredit pada akhir tahun, maka diharapkan akan mendorong peningkatan kinerja perbankan terutama net interest income dan profitabilitas perbankan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
BUMN Berkontribusi Dongkrak...
BUMN Berkontribusi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2024-2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved