Dihantam Pandemi Covid-19, Pengusaha Konstruksi Ini Mampu Bertahan

Rabu, 13 Januari 2021 - 22:16 WIB
loading...
Dihantam Pandemi Covid-19,...
Pandemi Covid-19 telah menghantam semua sektor, tidak terkecuali bisnis konstruksi dan jasa desain arsitektur-interior. Seperti yang dialami Rio Yudhistira, dengan perusahaan miliknya PT Tryst Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah menghantam semua sektor, tidak terkecuali bisnis konstruksi dan jasa desain arsitektur -interior. Seperti yang dialami Rio Yudhistira, pria 32 tahun itu merasakan betul dampak dari Pandemi Covid-19.

"Karena Covid-19, ada beberapa project yang ditunda dan dibatasi pengerjaannya. Pandemi ini cukup berpengaruh apalagi beberapa project yang ada di Jakarta, karena beberapa kali perubahan aturan. Ada material-material yang diperlukan untuk pembangunan tidak ada sehingga menjadi sedikit terhambat," ujar Rio kepada awak media.

Baca Juga: Permintaan Dalam Negeri Meningkat, Sektor Konstruksi Membaik

Untuk bertahan selama pandemi Covid-19, Rio mengaku perusahaan miliknya PT Tryst Indonesia memiliki beberapa kiat agar tidak terlalu babak belur.

"Biaya produksi maupun operasional terpaksa ditekan. Menekan biaya pengeluaran perusahaan dengan mengurangi jam kerja karyawan serta tetap memaintain project-project yang ada dan berjalan agar tidak banyak ada kendala di lapangan yang dapat menyebabkan pembengkakan biaya," lanjut Rio.

Baca Juga: Baja Impor Ancam Produk Lokal, Ini Kata Pengusaha Jasa Konstruksi

Rio sendiri sudah berkecimpung di bisnis ini sejak 2010 lalu. Ia mengaku awalnya hanya hobi mengikuti pendidikan awal sebagai sarjana arsitek di universitas Pelita Harapan. Namun seiring berjalannya waktu Rio makin nyaman dengan pekerjaannya ini.

"Kami menawarkan jasa desian baik arsitektur maupun interior serta juga mengerjakan baik konstruksi bangunan dan juga finishingnya. Saya ingin terus mengembangkan usaha ini dengan tetap menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen," imbuh Rio.

"Selain memberikan jasa konstruksi maupun desain, kami pun tidak menolak untuk memberikan masukan-masukan sepanjang waktu baik pekerjaan itu telah selesai. Hal ini karena bagi kami, hubungan kami dengan costumer bukan hanya dalam waktu batas pekerjaan saja, tapi justru akan terus berlajut selama mereka menggunakan karya kami," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Dekade Jaga Kualitas,...
3 Dekade Jaga Kualitas, Marwani Indah Perkokoh Posisi di Pasar Genteng Beton dan Paving Block
Kebut Sekolah Rakyat...
Kebut Sekolah Rakyat di Sulut dan Kalsel, Brantas Abipraya Menjaga Laju, Menjamin Mutu
Viro Transformasi ke...
Viro Transformasi ke Konstruksi Modular, Bidik Pasar Resort Tropis
Kolaborasi Industri...
Kolaborasi Industri Bahan Bangunan Sasar Pasar Arsitek Modern
Pemerintah Diminta Lindungi...
Pemerintah Diminta Lindungi Industri Konstruksi dari Lonjakan Harga Material dan Energi
Krisis Nafta Landa Jepang,...
Krisis Nafta Landa Jepang, Sektor Konstruksi dan Manufaktur Mulai Lumpuh
Gelar Sertifikasi Nasional,...
Gelar Sertifikasi Nasional, Pemkot Tangsel Cetak SDM Konstruksi Berkualitas
Askrindo Gandeng Bank...
Askrindo Gandeng Bank Kalsel, Perluas Jangkauan Asuransi Kredit Konstruksi
Korosi: Ancaman Tersembunyi...
Korosi: Ancaman Tersembunyi di Balik Rusaknya Logam dan Konstruksi
Rekomendasi
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Infografis
Waswas Perang Dunia...
Waswas Perang Dunia III, Ini Cara Bertahan dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved