Bandara Lombok Dipoles Sambut MotoGP Mandalika, AP I Beberkan Ada Perubahan Apa Aja
Jum'at, 15 Januari 2021 - 16:37 WIB
loading...
Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Lombok memaparkan kesiapan Bandara Lombok untuk menyambut perhelatan MotoGP Mandalika kepada Sandiaga Uno. Foto/Dok
A
A
A
LOMBOK - Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Lombok memaparkan kesiapan Bandara Lombok untuk menyambut perhelatan MotoGP Mandalika kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan kerja ke Lombok pada hari ini.
Hingga hari ini, progress proyek perluasan terminal Bandara Internasional Lombok telah mencapai 93% dan ditargetkan dapat selesai serta beroperasi pada Februari 2021. Selain proyek perluasan terminal, Angkasa Pura I (AP I) juga melakukan perpanjangan dan pengerasan landas pacu (runway) Bandara Internasional Lombok dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter dan pengerasan runway meningkatkan nilai PCN dari 56 menjadi 64.
Baca Juga: Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika Bikin Mupeng, TOPS Ikut Tender
Dengan spesifikasi panjang runway dan tingkat PCN itu, maka runway Bandara Lombok Praya dapat mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas B777 dan pesawat kargo peserta MotoGP. Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menyebutkan, Angkasa Pura I mendukung penuh pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021.
"Dan pengembangan pariwisata Lombok secara umum melalui pengembangan kapasitas Bandara Lombok yang menjadi pintu gerbang bagi turis internasional, nantinya ketika penerbangan internasional sudah dibuka, dan turis domestik," jelasnya.
Untuk proyek perpanjangan runway Bandara Lombok, lanjut Faik Fahmi, ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021 setelah perluasan terminal penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Februari 2021.
Nantinya total luas terminal penumpang menjadi 43.501 meter persegi dengan kapasitas sekitar 7 juta penumpang per tahun, bertambah 19.378 meter persegi dari luas eksisting yang hanya 24.123 meter persegi dengan kapasitas yang hanya dapat menampung 3,5 juta penumpang per tahun.
Hingga hari ini, progress proyek perluasan terminal Bandara Internasional Lombok telah mencapai 93% dan ditargetkan dapat selesai serta beroperasi pada Februari 2021. Selain proyek perluasan terminal, Angkasa Pura I (AP I) juga melakukan perpanjangan dan pengerasan landas pacu (runway) Bandara Internasional Lombok dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter dan pengerasan runway meningkatkan nilai PCN dari 56 menjadi 64.
Baca Juga: Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika Bikin Mupeng, TOPS Ikut Tender
Dengan spesifikasi panjang runway dan tingkat PCN itu, maka runway Bandara Lombok Praya dapat mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas B777 dan pesawat kargo peserta MotoGP. Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menyebutkan, Angkasa Pura I mendukung penuh pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021.
"Dan pengembangan pariwisata Lombok secara umum melalui pengembangan kapasitas Bandara Lombok yang menjadi pintu gerbang bagi turis internasional, nantinya ketika penerbangan internasional sudah dibuka, dan turis domestik," jelasnya.
Untuk proyek perpanjangan runway Bandara Lombok, lanjut Faik Fahmi, ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021 setelah perluasan terminal penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Februari 2021.
Nantinya total luas terminal penumpang menjadi 43.501 meter persegi dengan kapasitas sekitar 7 juta penumpang per tahun, bertambah 19.378 meter persegi dari luas eksisting yang hanya 24.123 meter persegi dengan kapasitas yang hanya dapat menampung 3,5 juta penumpang per tahun.
Lihat Juga :