Obligasi Global MIND ID Terbesar di Antara Pertambangan se-Asia
Jum'at, 15 Mei 2020 - 14:20 WIB
loading...
Inalum yang kini menjadi MIND ID menerbitkan obligasi global senilai Rp37,5 triliun, terbesar di antara pertambangan di Asia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Holding Industri Pertambangan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)/Inalum yang kini dikenal sebagai MIND ID (Mining Industry Indonesia), telah sukses melakukan pricing atas penerbitan obligasi global senilai total USD2,5 miliar (setara dengan Rp37,5 triliun) pada Selasa(12/5) lalu.
Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan bahwa keberhasilan penerbitan obligasi yang terbesar di antara perusahaan pertambangan di Asia ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap prospek jangka panjang MIND ID, yang memiliki fundamental kuat dalam menghadapi situasi ekonomi global yang sulit akibat dampak pandemi Covid-19.
"Dengan tercapainya besaran pendanaan yang dibutuhkan dan target tingkat kupon yang diinginkan, penerbitan obligasi ini memperlihatkan kepercayaan investor terhadap kemampuan MIND ID dalam mengelola portofolio pembiayaan dan menjaga likuiditas. Perusahaan telah berhasil mengurangi risiko pendanaan kembali dengan memperpanjang rata-rata tenor portfolio pembiayaan dan merendahkan biaya rata-rata pendanaan, sehingga diperkirakan dapat berdampak efisiensi beban bunga," ungkapnya dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat(15/5/2020).
(Baca Juga: Beli Vale, Inalum Terbitkan Global Bond Rp37,5 Triliun)
Obligasi yang dipasarkan di Singapura, Hong Kong, London, dan New York ini menurutnya menjadi salah satu indikasi kepercayaan dunia internasional terhadap MIND ID. Hal itu juga dapat terlihat dalam permintaan akan obligasi ini yang melebihi 6,4 kali dari penawaran yang diumumkan, serta profil investor yang berkualitas di mana lebih dari 75% pemegang obligasi tersebut adalah asset/fund managers.
Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan bahwa keberhasilan penerbitan obligasi yang terbesar di antara perusahaan pertambangan di Asia ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap prospek jangka panjang MIND ID, yang memiliki fundamental kuat dalam menghadapi situasi ekonomi global yang sulit akibat dampak pandemi Covid-19.
"Dengan tercapainya besaran pendanaan yang dibutuhkan dan target tingkat kupon yang diinginkan, penerbitan obligasi ini memperlihatkan kepercayaan investor terhadap kemampuan MIND ID dalam mengelola portofolio pembiayaan dan menjaga likuiditas. Perusahaan telah berhasil mengurangi risiko pendanaan kembali dengan memperpanjang rata-rata tenor portfolio pembiayaan dan merendahkan biaya rata-rata pendanaan, sehingga diperkirakan dapat berdampak efisiensi beban bunga," ungkapnya dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat(15/5/2020).
(Baca Juga: Beli Vale, Inalum Terbitkan Global Bond Rp37,5 Triliun)
Obligasi yang dipasarkan di Singapura, Hong Kong, London, dan New York ini menurutnya menjadi salah satu indikasi kepercayaan dunia internasional terhadap MIND ID. Hal itu juga dapat terlihat dalam permintaan akan obligasi ini yang melebihi 6,4 kali dari penawaran yang diumumkan, serta profil investor yang berkualitas di mana lebih dari 75% pemegang obligasi tersebut adalah asset/fund managers.
Lihat Juga :