Dukung Pemerintah, Unilever Siap Terlibat Distribusi Vaksin Covid-19
Senin, 18 Januari 2021 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menjelaskan bahwa pemerintah akan menggandeng pihak swasta untuk kerja sama distribusi rantai dingin vaksin Covid-19 demi mengatasi kendala distribusi dan kapasitas penyimpanan vaksin yang terjadi di daerah.
Budi menjelaskan ada sejumlah perusahaan besar memiliki kemampuan jalur distribusi dingin dalam program vaksinasi Covid-19. Terkiat itu, Unilever dipandang telah memiliki pengalaman panjang dalam rantai distribusi dingin. Budi mengatakan kendala distribusi jalur dingin ini diketahui saat penyaluran 1,2 juta dosis vaksin Sinovac ke daerah-daerah. Dia menyebut sempat ada kendala di delapan provinsi lantaran kapasitas penyimpanan dinginnya tidak memadai untuk program vaksinasi Covid-19.
Baca Juga: Vaksinasi Upaya Lindungi Masyarakat
Menkes menandaskan bahwa seluruh Dinas Kesehatan pada dasarnya memiliki penyimpanan dingin. Namun tempat penyimpanan itu juga terisi dengan barang lain seperti vaksin-vaksin selain vaksin Covid-19 dan reagen. Solusi lainnya, kata Budi, ialah dengan menerapkan strategi reverse logistic. Ia mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah ahli supply chain terkait hal ini. Strategi ini dilakukan dengan cara menyimpan vaksin di 70-80 titik, bukan langsung disalurkan ke sekitar 20 ribu Puskesmas yang ada di Tanah Air.
Sebagai informasi, vaksin Covid-19 buatan Sinovac harus disimpan di tempat bersuhu 2-8 derajat celcius. Menkes menyampaikan lebih mudah bagi pemerintah untuk mengontrol 70-80 titik penyimpanan ketimbang menyiapkan sistem suhu dingin di 20 ribu puskesmas.
Budi menjelaskan ada sejumlah perusahaan besar memiliki kemampuan jalur distribusi dingin dalam program vaksinasi Covid-19. Terkiat itu, Unilever dipandang telah memiliki pengalaman panjang dalam rantai distribusi dingin. Budi mengatakan kendala distribusi jalur dingin ini diketahui saat penyaluran 1,2 juta dosis vaksin Sinovac ke daerah-daerah. Dia menyebut sempat ada kendala di delapan provinsi lantaran kapasitas penyimpanan dinginnya tidak memadai untuk program vaksinasi Covid-19.
Baca Juga: Vaksinasi Upaya Lindungi Masyarakat
Menkes menandaskan bahwa seluruh Dinas Kesehatan pada dasarnya memiliki penyimpanan dingin. Namun tempat penyimpanan itu juga terisi dengan barang lain seperti vaksin-vaksin selain vaksin Covid-19 dan reagen. Solusi lainnya, kata Budi, ialah dengan menerapkan strategi reverse logistic. Ia mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah ahli supply chain terkait hal ini. Strategi ini dilakukan dengan cara menyimpan vaksin di 70-80 titik, bukan langsung disalurkan ke sekitar 20 ribu Puskesmas yang ada di Tanah Air.
Sebagai informasi, vaksin Covid-19 buatan Sinovac harus disimpan di tempat bersuhu 2-8 derajat celcius. Menkes menyampaikan lebih mudah bagi pemerintah untuk mengontrol 70-80 titik penyimpanan ketimbang menyiapkan sistem suhu dingin di 20 ribu puskesmas.
(nng)
Lihat Juga :