Negara Miskin Banyak Belum Vaksinasi, Sri Mulyani: Indonesia Beruntung
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:15 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo saat vaksinasi. Foto/Youtube Setpres
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, banyak negara miskin belum bisa mengumumkan rencana vaksinasi di negaranya masing-masing. Pasalnya, negara-negara itu memiliki pendanaan yang tidak besar.
"Karena kemungkinan mendapatkan akses vaksinnya juga sangat sulit karena keterbatasan dana yang mereka miliki," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (19/1/2021). ( Baca juga:Duit Pemda yang Mengendap di Perbankan Masih Rp94 Triliun )
Karena itu, menurutnya, Indonesia beruntung telah bisa mengamankan sejumlah vaksin yang dibutuhkan untuk mencapai herd immunity di tengah pandemi Covid-19. Namun, ia mengatakan kalau kasus Covid-19 di dunia belum bisa tuntas, maka akan selalu terjadi kemungkinan penularan.
"Ini menjadi tantangan dunia bersama. Meskipun ada vaksin namun potensi penularan pasti ada,"bebernya.
Saat ini, berbagai negara sudah mengumumkan, bahkan memulai program vaksinasi Covid-19. Beberapa negara yang sudah memulai vaksinasi antara lain Amerika Serikat dengan target 331 juta penduduk sejak Desember lalu.
"Karena kemungkinan mendapatkan akses vaksinnya juga sangat sulit karena keterbatasan dana yang mereka miliki," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (19/1/2021). ( Baca juga:Duit Pemda yang Mengendap di Perbankan Masih Rp94 Triliun )
Karena itu, menurutnya, Indonesia beruntung telah bisa mengamankan sejumlah vaksin yang dibutuhkan untuk mencapai herd immunity di tengah pandemi Covid-19. Namun, ia mengatakan kalau kasus Covid-19 di dunia belum bisa tuntas, maka akan selalu terjadi kemungkinan penularan.
"Ini menjadi tantangan dunia bersama. Meskipun ada vaksin namun potensi penularan pasti ada,"bebernya.
Saat ini, berbagai negara sudah mengumumkan, bahkan memulai program vaksinasi Covid-19. Beberapa negara yang sudah memulai vaksinasi antara lain Amerika Serikat dengan target 331 juta penduduk sejak Desember lalu.
Lihat Juga :