Soal Rencana Pencaplokan 51% Saham Commuter Line oleh MRT, PT KAI: Ini Berat buat Kami

Rabu, 20 Januari 2021 - 13:32 WIB
loading...
Soal Rencana Pencaplokan...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyikapi rencana PT MRT Jakarta membeli 51% saham PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dari PT Kereta Api Indonesia (KAI). Rencana ini dalam rangka pengembangan sistem integrasi transportasi di Jabodetabek.

Direktur Keuangan PT KAI Salusra Wijaya mengatakan, bila akuisisi ini terjadi maka PT KAI akan kehilangan 70-80% penumpang.

"Tahun 2021 ini tidak lebih bagus (dari tahun 2020) bahkan terancam. Apalagi dengan rencana akuisisi bisa membuat penumpang KAI akan turun sekali, bisa turun sampai 70%-80%," ujar Salusra dalam video virtual, Rabu (20/1/2021). ( Baca juga:COVID-19, Stasiun Pekalongan Layani Rapid Test Antigen )

Lanjutnya, dalam melakukan integrasi dengan skema akuisisi memiliki banyak pekerjaan rumah. Pasalnya, akuisisi harus disetujui seperti DPR dan regulator, yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Integrasi itu bisa terjadi ketika manajemen layanan itu dimanage satu atap dan wadah," jelasnya.

Dia menambahkan saat ini perseroan masih mendanai kewajiban dengan mengajukan pinjaman dari luar. Maka, bila akuisisi tersebut terjadi akan memengaruhi kinerja perusahaan. ( Baca juga:Ubah Perilaku Polisi, Komjen Listyo Sigit: Tak Ada Lagi Tilang di Jalan )

Apalagi, subsidi dari pemerintah dalam kesepakatan PSO (Public Service Obligation) bisa terancam hilang akibat akuisisi ini. Alhasil keuangan perusahaan akan semakin berat.

"Kalau ini terjadi yang dampak PSO hilang dari KAI, ini berat buat kami. Pengalihan saham itu akan jadi challenge luar biasa," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
Momogi Group Akuisisi...
Momogi Group Akuisisi Bibica, Siap Pimpin Pasar FMCG Regional
KAI Catatkan Penjualan...
KAI Catatkan Penjualan Tiket 3,6 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 120%
KAI Angkat Suara Soal...
KAI Angkat Suara Soal Posisi Komisaris Utama Said Aqil Siroj, Bakal Dicopot?
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Rekomendasi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Gestur Mesra Sarwendah...
Gestur Mesra Sarwendah dan Gio saat Live Tuai Kritikan, Disebut Tak Sopan
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Berita Terkini
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Infografis
KAI Commuter Tambah...
KAI Commuter Tambah KRL Feeder di Jam Sibuk, Ini Jadwalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved