Siapkan Skema Pembiayaan UMKM Parekraf, Sandiaga Sambangi Bos OJK
Kamis, 21 Januari 2021 - 05:01 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno (kiri) saat berdiskusi dengan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. Foto/Dok Kemenparekraf
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno , melakukan pertemuan dengan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.
Keduanya membahas rencana dan strategi kolaborasi guna menghasilkan skema pembiayaan yang dibutuhkan pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di tengah pandemi Covid-19. Skema pembiayaan diharapkan bermanfaat bagi UMKM parekraf agar mereka dapat bangkit dari pandemi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
Baca juga : Ditemani Wamen Parekraf, Sandiaga Uno Audiensi dengan KPK
"Kami menyepakati beberapa hal mengenai skema pembiayaan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di mana ada beberapa skema yang sangat diperlukan oleh pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi dan melambatnya ekonomi," kata Sandiaga di kantor OJK, Jakarta, Rabu (20/1/2021).
(Baca juga: BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif )
Menurut dia, paket stimulus dalam bentuk pinjaman lunak (soft loan) merupakan salah satu kebijakan yang sangat diperlukan oleh para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Seperti pelaku usaha parekraf di Bali yang melalui Gubernur I Wayan Koster telah mengajukan pembiayaan sebesar Rp9 triliun kepada pemerintah pusat.
Keduanya membahas rencana dan strategi kolaborasi guna menghasilkan skema pembiayaan yang dibutuhkan pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di tengah pandemi Covid-19. Skema pembiayaan diharapkan bermanfaat bagi UMKM parekraf agar mereka dapat bangkit dari pandemi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
Baca juga : Ditemani Wamen Parekraf, Sandiaga Uno Audiensi dengan KPK
"Kami menyepakati beberapa hal mengenai skema pembiayaan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di mana ada beberapa skema yang sangat diperlukan oleh pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi dan melambatnya ekonomi," kata Sandiaga di kantor OJK, Jakarta, Rabu (20/1/2021).
(Baca juga: BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif )
Menurut dia, paket stimulus dalam bentuk pinjaman lunak (soft loan) merupakan salah satu kebijakan yang sangat diperlukan oleh para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Seperti pelaku usaha parekraf di Bali yang melalui Gubernur I Wayan Koster telah mengajukan pembiayaan sebesar Rp9 triliun kepada pemerintah pusat.
Lihat Juga :