Ketika Para Pedagang Daging Mogok, Kementan Bilang Stok Daging Aman
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:06 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah menyampaikan potensi produksi daging sapi dan kerbau dalam negeri di bulan Januari sebanyak 28,79 ribu ton. Sementara, kebutuhan konsumsi kurang lebih sebanyak 56,72 ribu ton. Kondisi defisit ini akan dipenuhi dari stok daging sapi dan kerbau impor dan sapi bakalan.
Selanjutnya ia mengungkapkan jumlah stok daging sapi dan kerbau impor per 14 Januari ini ada sekitar 21,98 ribu ton. Rinciannya terbagi di BUMN sebanyak 15,16 ribu ton dan di pelaku usaha/asosiasi sebanyak 6,83 ribu ton.
Sementara jumlah stok sapi bakalan di kandang per 14 Januari sebanyak 144.279 ekor atau setara daging 32,33 ribu ton. Ditambah, pada bulan Februari 2021 nanti direncanakan akan dimulai pengapalan sapi dari sumber negara lain, yaitu Meksiko untuk menambah stok sapi bakalan di Indonesia. Diketahui, selama ini sumber sapi yang masuk ke Indonesia hanya dari Australia. ( Baca juga:Terus Menguat, Hari Ini Harga Emas Naik Rp9.000 Per Gram )
"Untuk masalah harga, tetap merupakan kewenangan dari Kemendag. Infonya Kemendag sudah melakukan komunikasi dengan para feedloter. Kementan (Ditjen PKH) juga sudah mengecek ketersediaan di lapangan dan relatif cukup aman sampai dengan kebutuhan lebaran 2021," tutur Nasrullah.
Seperti diketahui, mulai kemarin (20/1) para pedagang daging melakukan aksi mogok berjualan. Penyebabnya, tingginya harga daging di rumah pemotongan hewan. Rencananya mogok itu akan dilakukan hingga Jumat besok (22/1).
Selanjutnya ia mengungkapkan jumlah stok daging sapi dan kerbau impor per 14 Januari ini ada sekitar 21,98 ribu ton. Rinciannya terbagi di BUMN sebanyak 15,16 ribu ton dan di pelaku usaha/asosiasi sebanyak 6,83 ribu ton.
Sementara jumlah stok sapi bakalan di kandang per 14 Januari sebanyak 144.279 ekor atau setara daging 32,33 ribu ton. Ditambah, pada bulan Februari 2021 nanti direncanakan akan dimulai pengapalan sapi dari sumber negara lain, yaitu Meksiko untuk menambah stok sapi bakalan di Indonesia. Diketahui, selama ini sumber sapi yang masuk ke Indonesia hanya dari Australia. ( Baca juga:Terus Menguat, Hari Ini Harga Emas Naik Rp9.000 Per Gram )
"Untuk masalah harga, tetap merupakan kewenangan dari Kemendag. Infonya Kemendag sudah melakukan komunikasi dengan para feedloter. Kementan (Ditjen PKH) juga sudah mengecek ketersediaan di lapangan dan relatif cukup aman sampai dengan kebutuhan lebaran 2021," tutur Nasrullah.
Seperti diketahui, mulai kemarin (20/1) para pedagang daging melakukan aksi mogok berjualan. Penyebabnya, tingginya harga daging di rumah pemotongan hewan. Rencananya mogok itu akan dilakukan hingga Jumat besok (22/1).
(uka)
Lihat Juga :