Jamin LPG di Daerah Terdampak Gempa, Pertamina Lakukan Operasi Pasar
Sabtu, 23 Januari 2021 - 10:53 WIB
loading...
Pertamina lakukan operasi pasar di daerah terdampak gempa untuk menjami ketersediaan LPG. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Kejadian bencana alam yang menimpa daerah Mamuju, Majene dan sekitarnya menyebabkan beberapa kondisi yang mengharuskan masyarakat mengungsi ke tempat yang aman.
Banyak diantara mereka mengungsi ke daerah dataran tinggi yang jauh dari perkotaan, ataupun mengungsi di depan rumah untuk menghindari berdiam diri di dalam bangunan.
Tentunya ketersediaan energi khususnya LPG untuk keperluan bahan bakar memasak sangat diperlukan di tengah kondisi masih banyaknya pengungsian. Melihat hal tersebut, Pertamina secara aktif melakukan operasi pasar di 11 titik daerah Mamuju dan Majene untuk mendekatkan akses pembelian LPG kepada masyarakat.
Baca Juga: Cegah Klaster Pengungsi, Pertamina Bagikan Masker di SPBU dan Posko Pengungsian
"Operasi pasar LPG yang dilakukan sejak Kamis (21/1) ini tersebar di 6 titik Kabupaten Mamuju, berlokasi di Pertashop Bebangga, SPBU Tasui, SPBU Tapalang, SPBU Kalimamuju, SPBU Simbuang dan SPBU Simboro. Sedangkan, 5 titik lagi berada di Kabupaten Majene, berlokasi di Desa Onang, Desa Banua Sendana, Desa Sendana dan 2 titik di Malunda," jelas Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali.
Laode melanjutkan bahwa, pola masyarakat selama ini mencari energi baik bbm maupun lpg di dataran rendah, kemudian kembali lagi ke dataran tinggi untuk mengungsi bersama keluarga.
Laode menambahkan Pertamina terus memperluas cakupan operasi pasar untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan LPG dengan harga HET (Harga Eceran Tertinggi).
Banyak diantara mereka mengungsi ke daerah dataran tinggi yang jauh dari perkotaan, ataupun mengungsi di depan rumah untuk menghindari berdiam diri di dalam bangunan.
Tentunya ketersediaan energi khususnya LPG untuk keperluan bahan bakar memasak sangat diperlukan di tengah kondisi masih banyaknya pengungsian. Melihat hal tersebut, Pertamina secara aktif melakukan operasi pasar di 11 titik daerah Mamuju dan Majene untuk mendekatkan akses pembelian LPG kepada masyarakat.
Baca Juga: Cegah Klaster Pengungsi, Pertamina Bagikan Masker di SPBU dan Posko Pengungsian
"Operasi pasar LPG yang dilakukan sejak Kamis (21/1) ini tersebar di 6 titik Kabupaten Mamuju, berlokasi di Pertashop Bebangga, SPBU Tasui, SPBU Tapalang, SPBU Kalimamuju, SPBU Simbuang dan SPBU Simboro. Sedangkan, 5 titik lagi berada di Kabupaten Majene, berlokasi di Desa Onang, Desa Banua Sendana, Desa Sendana dan 2 titik di Malunda," jelas Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali.
Laode melanjutkan bahwa, pola masyarakat selama ini mencari energi baik bbm maupun lpg di dataran rendah, kemudian kembali lagi ke dataran tinggi untuk mengungsi bersama keluarga.
Laode menambahkan Pertamina terus memperluas cakupan operasi pasar untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan LPG dengan harga HET (Harga Eceran Tertinggi).
Lihat Juga :