Terungkap! Tiga Sektor Bisnis Ini Bakal Digarap Bank Syariah Indonesia
Kamis, 28 Januari 2021 - 13:23 WIB
loading...
Logo BSI. FOTO/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Bank Syariah Indonesia ( BSI ) sebagai entitas baru rencananya akan melakukan launching legal merger pada 1 Februari 2021. Sebagai bank syariah terbesar dalam sejarah di Indonesia ada sektor bisnis yang menjadi fokus BSI.
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi menguraikan tiga sektor bisnis yang menjadi fokus BSI. Ketiganya adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), retail dan wholesale. "BSI Juga akan fokus sektor bisnis seperti UMKM, retail, wholesale untuk mendukung pengembangan ekosistem industri halal yang bermanfaat bagi umat," ujar Hery dalam Webinar Rabu Hijrah Kamis (28/1/2021).
Baca Juga: Jelang Launching Legal Merger BSI, Saham BRIS Jadi Idola
Untuk UMKM, BSI akan membangun pusat (central) UMKM baik di kota-kota besar hingga Kabupaten. Pembangunan central UMKM akan menjadi tempat pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro tersebut.
"Kami juga berencana membangun central UMKM baik di kota besar maupun di kabupaten sebagai pusat pelatihan dan pendampingan UMKM, dan tentunya pelatihan pemasaran produk UMKM secara online," ujarnya.
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi menguraikan tiga sektor bisnis yang menjadi fokus BSI. Ketiganya adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), retail dan wholesale. "BSI Juga akan fokus sektor bisnis seperti UMKM, retail, wholesale untuk mendukung pengembangan ekosistem industri halal yang bermanfaat bagi umat," ujar Hery dalam Webinar Rabu Hijrah Kamis (28/1/2021).
Baca Juga: Jelang Launching Legal Merger BSI, Saham BRIS Jadi Idola
Untuk UMKM, BSI akan membangun pusat (central) UMKM baik di kota-kota besar hingga Kabupaten. Pembangunan central UMKM akan menjadi tempat pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro tersebut.
"Kami juga berencana membangun central UMKM baik di kota besar maupun di kabupaten sebagai pusat pelatihan dan pendampingan UMKM, dan tentunya pelatihan pemasaran produk UMKM secara online," ujarnya.
Lihat Juga :