Konsumsi Pertamax Turbo Naik, Pertamina Jadikan FT Samarinda Titik Suplai Baru
Minggu, 31 Januari 2021 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Konsumsi Pertamax Turbo di wilayah Kota Samarinda dalam setahun terakhir menurutnya meningkat sebanyak 17% atau 616 kiloliter (KL). Sedangkan untuk Kalimantan Timur dan Utara terjadi kenaikan sebesar 30% atau dari 1.242 KL tahun 2019 menjadi 1.616 KL di tahun 2020.
Baca Juga: Konsumsi Pertalite dan Pertamax di Tol Trans Sumatera Meningkat
Selain konsumsi yang meningkat di tahun 2020, terdapat penambahan outlet Pertamax Turbo di SPBU seperti di SPBU Kab. Kutai Kartanegara, satu outlet SPBU di Kota Samarinda dan satu outlet SPBU di Kota Balikpapan. FT Samarinda telah menyiapkan Sarana Fasilitas berupa tanki storage dengan volume 1000 KL untuk ketersediaan Pertamax Turbo.
Lebih lanjut Freddy menambahkan bahwa dengan adanya stok BBK Pertamax Turbo di FT Samarinda, maka penyaluran akan lebih efektif dan efisien sehingga outlet Pertamax Turbo di SPBU dapat terlayani lebih cepat dan ketersediaan pasokan lebih terjamin.
"Kehadiran Pertamax Turbo di Samarinda sangat sentral karena posisinya berada di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur, dan akan menjadi titik suplai utama untuk melayani masyarakat di wilayah Samarinda, Kukar, Bontang, Kutai Barat, Kutai Timur, bahkan sampai ke Berau dan sekitarnya," paparnya.
Baca Juga: Konsumsi Pertalite dan Pertamax di Tol Trans Sumatera Meningkat
Selain konsumsi yang meningkat di tahun 2020, terdapat penambahan outlet Pertamax Turbo di SPBU seperti di SPBU Kab. Kutai Kartanegara, satu outlet SPBU di Kota Samarinda dan satu outlet SPBU di Kota Balikpapan. FT Samarinda telah menyiapkan Sarana Fasilitas berupa tanki storage dengan volume 1000 KL untuk ketersediaan Pertamax Turbo.
Lebih lanjut Freddy menambahkan bahwa dengan adanya stok BBK Pertamax Turbo di FT Samarinda, maka penyaluran akan lebih efektif dan efisien sehingga outlet Pertamax Turbo di SPBU dapat terlayani lebih cepat dan ketersediaan pasokan lebih terjamin.
"Kehadiran Pertamax Turbo di Samarinda sangat sentral karena posisinya berada di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur, dan akan menjadi titik suplai utama untuk melayani masyarakat di wilayah Samarinda, Kukar, Bontang, Kutai Barat, Kutai Timur, bahkan sampai ke Berau dan sekitarnya," paparnya.
(fai)
Lihat Juga :