Geber Penyaluran KPR, BNI Gandeng Agung Sedayu Group
Senin, 01 Februari 2021 - 12:59 WIB
loading...
Penandatangan perjanjian Kerja sama antara BNI dengan Agung Sedayu Group di Jakarta, Minggu (31/1/2021). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerja sama dengan kelompok pengembang PT Agung Sedayu Group untuk mempercepat penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) sekaligus merangsang pertumbuhan perumahan pada segmen primary market di Indonesia.
Sinergi kedua perusahaan ini ditandai dengan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Jakarta, Minggu (31/1) yang dilaksanakan oleh Pemimpin Divisi Penjualan BNI Efrizal dengan Direktur III Agung Sedayu Group Belly Djaliel dan Direktur I Agung Sedayu Group Yohanes Edmond Budiman.
Baca Juga: Sambut 2021, BNI Perkuat Fundamental dan Gulirkan Transformasi
Direktur Layanan & Jaringan BNI tersebut Ronny Venir yang hadir dalam acara itu menyebutkan, sepanjang tahun 2020, KPR BNI telah mencatat pertumbuhan positif dengan nilai penyaluran hampir Rp9 triliun. Pangsa pasar BNI dibandingkan perbankan Indonesia berada pada peringkat ke-3, yaitu sekitar 10%.
Komposisi terbesar KPR BNI adalah untuk segmen pembelian primary market. Untuk tahun 2021 ini, BNI akan tetap fokus pada segmen yang sama untuk pembelian rumah komersil dan subsidi di primary market.
Ronny menambahkan, Agung Sedayu Group merupakan salah satu pengembang terbesar dengan proyek perumahan prestisius yang berada pada Kawasan PIK 2. Kawasan tersebut berkembang begitu pesat dan menjadi penanda tingginya potensi bisnis pada proyek Agung Sedayu Group.
"Besarnya potensi tersebut telah mendorong BNI untuk bekerja sama dan siap memenuhi kebutuhan pembiayaan bagi konsumen Agung Sedayu Group," tuturnya melalui keterangan pers, Senin (1/2/2021).
Sinergi kedua perusahaan ini ditandai dengan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Jakarta, Minggu (31/1) yang dilaksanakan oleh Pemimpin Divisi Penjualan BNI Efrizal dengan Direktur III Agung Sedayu Group Belly Djaliel dan Direktur I Agung Sedayu Group Yohanes Edmond Budiman.
Baca Juga: Sambut 2021, BNI Perkuat Fundamental dan Gulirkan Transformasi
Direktur Layanan & Jaringan BNI tersebut Ronny Venir yang hadir dalam acara itu menyebutkan, sepanjang tahun 2020, KPR BNI telah mencatat pertumbuhan positif dengan nilai penyaluran hampir Rp9 triliun. Pangsa pasar BNI dibandingkan perbankan Indonesia berada pada peringkat ke-3, yaitu sekitar 10%.
Komposisi terbesar KPR BNI adalah untuk segmen pembelian primary market. Untuk tahun 2021 ini, BNI akan tetap fokus pada segmen yang sama untuk pembelian rumah komersil dan subsidi di primary market.
Ronny menambahkan, Agung Sedayu Group merupakan salah satu pengembang terbesar dengan proyek perumahan prestisius yang berada pada Kawasan PIK 2. Kawasan tersebut berkembang begitu pesat dan menjadi penanda tingginya potensi bisnis pada proyek Agung Sedayu Group.
"Besarnya potensi tersebut telah mendorong BNI untuk bekerja sama dan siap memenuhi kebutuhan pembiayaan bagi konsumen Agung Sedayu Group," tuturnya melalui keterangan pers, Senin (1/2/2021).
Lihat Juga :