Masuki Era Kendaraan Listrik, Pertamina Juga Bakal Produksi Baterai
Selasa, 02 Februari 2021 - 18:24 WIB
loading...
A
A
A
"Karena mobil sekarang tidak terlalu berat dibandingkan EV. Sehingga produksi petrokimia dalam hal ini untuk kebutuhan komponen mobil," tuturnya.
Pengembangan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia akan melibatkan konsorsium Indonesia Battery Holding (IBH) yang terdiri atas empat BUMN, yakni PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND ID, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Pertamina (Persero), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).
Baca juga: Ini Penyebab Harga Minyak Mentah RI Melambung Tinggi
MIND ID bersama dengan Antam akan berperan menyediakan bijih nikel sebagai bahan baku hulu sampai dengan bahan antara baterai EV. Sementara PLN akan berperan dalam penyediaan infrastruktur pengisian daya seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) hingga menjadi integrator Energy Management System (EMS).
Pengembangan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia akan melibatkan konsorsium Indonesia Battery Holding (IBH) yang terdiri atas empat BUMN, yakni PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND ID, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Pertamina (Persero), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).
Baca juga: Ini Penyebab Harga Minyak Mentah RI Melambung Tinggi
MIND ID bersama dengan Antam akan berperan menyediakan bijih nikel sebagai bahan baku hulu sampai dengan bahan antara baterai EV. Sementara PLN akan berperan dalam penyediaan infrastruktur pengisian daya seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) hingga menjadi integrator Energy Management System (EMS).
(fai)
Lihat Juga :