Pegadaian Makassar Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar
Selasa, 02 Februari 2021 - 21:29 WIB
loading...
PT Pegadaian Makassar kembali menyalurkan bantuan untuk korban bencana gempa di Mamuju dan Majene. Foto: Istimewa
A
A
A
MAMUJU - PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar, kembali menyerahkan bantuan bagi korban yang terdampak bencana gempa bumi di titik-titik pengungsian yang ada di Mamuju .
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Posko Pegadaian Cabang Mamuju Jalan Pongtiku yang diserahkan langsung oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar, Zulfan Adam dan diterima Pimpinan Pegadaian Cabang Mamuju, Aris Muhajir.
“Kami berharap bantuan ini dapat mengurangi beban masyarakat yang terdampak, selain itu kami juga mendoakan agar Mamuju segera pulih dan kembali seperti semula serta lebih berkembang," kata Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar, Zulfan Adam.
Baca Juga: Miris! 3 Pemuda Ini Edarkan Sabu di Lokasi Bencana Gempa Mamuju
Bantuan tersebut berupa bahan logistik seperti sembako, mie, roti, air mineral dan tenda lipat. "Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya meski tidak banyak tapi ini sangat bermanfaat bagi kami yang berada di Posko ini," ujar Novli salah satu pengungsi.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Posko Pegadaian Cabang Mamuju Jalan Pongtiku yang diserahkan langsung oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar, Zulfan Adam dan diterima Pimpinan Pegadaian Cabang Mamuju, Aris Muhajir.
“Kami berharap bantuan ini dapat mengurangi beban masyarakat yang terdampak, selain itu kami juga mendoakan agar Mamuju segera pulih dan kembali seperti semula serta lebih berkembang," kata Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar, Zulfan Adam.
Baca Juga: Miris! 3 Pemuda Ini Edarkan Sabu di Lokasi Bencana Gempa Mamuju
Bantuan tersebut berupa bahan logistik seperti sembako, mie, roti, air mineral dan tenda lipat. "Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya meski tidak banyak tapi ini sangat bermanfaat bagi kami yang berada di Posko ini," ujar Novli salah satu pengungsi.
Lihat Juga :