Transaksi Emas Tinggi saat Pandemi, Antam Jualan Secara Online

Jum'at, 17 April 2020 - 16:49 WIB
loading...
Transaksi Emas Tinggi...
PT Aneka Tambang membuka transaksi emas secara online. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Niaga PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Aprilandi H. Setia, mengatakan meski ditengah pandemi Covid-19, minat masyarakat untuk bertransaksi emas tetap tinggi. Sampai dengan 17 April 2020, harga emas mencapai Rp942.000 per gram.

Menyikapi antusiasme masyarakat dan pemberlakuan PSBB untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Antam membuka layanan transaksi emas secara online dan via aplikasi WhatsApp.

"Selain untuk mencegah penyebaran Covid-19, transaksi online dijalankan Perusahaan untuk memberi kemudahan kepada pelanggan dalam bertransaksi emas, baik membeli maupun menjual. Hal ini juga bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat," ujar Apriladi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (17/4/2020).

Pembelian logam mulia secara online dapat diakses melalui website www.logammulia.com. Untuk pengambilan logam mulia yang telah dibeli dapat dilakukan di Butik Emas terdekat. Saat pengambilan ada syarat yang harus dipenuhi, seperti tidak dapat dikuasakan dan membawa KTP asli serta bukti transaksi online. Untuk batas pengambilan, maksimal 7 hari setelah transaksi online dilakukan.

Sementara, untuk transaksi yang menggunakan layanan delivery service oleh ekspedisi yang bekerjasama dengan Antam, dapat dilakukan hanya untuk transaksi hingga Rp100 juta.

Sedangkan transaksi buyback bisa melalui aplikasi WhatsApp. Namun layanan buyback di Butik Emas Logam Mulia ini harus registrasi terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp.

"Sistem pre-order logam mulia dan reservasi buyback lewat WhatsApp kami lakukan untuk meminimalisir pertemuan dengan customer service dan menghindari durasi antre yang lebih lama, serta memudahkan dan menjaga keamanan transaksi pelanggan," terang Aprilandi.

Sekadar informasi, beberapa Butik Emas Logam Mulia ada yang belum beroperasi, diantaranya BELM Mall Ambasador Jakarta, BELM Plaza Ravindo Jakarta, BELM Gedung Aneka Tambang dan BELM Surabaya Pemuda.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Menanjak...
Harga Emas Menanjak Naik Rp20 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.774.000
Harga Emas Turun Tajam...
Harga Emas Turun Tajam saat Liburan, Hari ini Ambles Rp31 Ribu per Gram
10 Negara Pemilik Cadangan...
10 Negara Pemilik Cadangan Emas Terbesar Dunia, Siapa Teratas?
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Ambles Rp15 Ribu, Satu Gram Dijual Rp2.773.000
Satu Dekade Membangun...
Satu Dekade Membangun Literasi Keuangan Berbasis Emas di Indonesia
Gandeng BUMN, Platform...
Gandeng BUMN, Platform IDN Gold Hadirkan Koin Emas Fisik Dilengkapi Teknologi Invisible Ink
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
Rekomendasi
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise Spill Tipis Baby Soso, Warganet: Bule Banget!
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved