Mas Erick Tolong Dong Segerakan IPO BUMN Sektor Telekomunikasi
Kamis, 04 Februari 2021 - 18:19 WIB
loading...
Ekonom dari INDEF Bhima Yudhistira menilai, untuk sektor yang paling potensial saat ini adalah informasi dan telekomunikasi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengamat menilai sebaiknya ada fokus bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pemulihan terlebih dulu, sebelum pendanaan publik di bursa saham. Ekonom dari INDEF Bhima Yudhistira menilai, untuk sektor yang paling potensial saat ini adalah informasi dan telekomunikasi.
"Untuk sektor yang paling potensial saat ini adalah informasi dan telekomunikasi, karena masih tumbuh positif. Anak anak usaha BUMN telekomunikasi bisa cari pendanaan segar lewat IPO," jelas Bhima saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Kamis (4/2/2021).
Baca Juga: 10 Perusahaan Telekomunikasi Terbesar di Dunia, Tebak Siapa Paling Tajir?
Yudhistira menambahkan, rencana BUMN melisting perusahaan lingkungan BUMN demi mencari pendanaan publik di bursa saham adalah sah-sah saja. Tapi perlu dicatat performa BUMN harus dalam kondisi sehat ketika sebagian saham melakukan IPO.
"Tantangannya adalah pandemi membuat pendapatan BUMN menurun 90%," ungkapnya.
Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Ada 4 Emiten BUMN Megap-megap, Siapa Saja?
Menurutnya ada beberapa sektor BUMN khususnya BUMN karya, energi, bahkan sektor kesehatan berada dalam tekanan yang hebat. Dikhawatirkan jika saham buru-buru dijual, harga bakal terlalu murah karena kinerja secara fundamental masih belum pulih.
"Untuk sektor yang paling potensial saat ini adalah informasi dan telekomunikasi, karena masih tumbuh positif. Anak anak usaha BUMN telekomunikasi bisa cari pendanaan segar lewat IPO," jelas Bhima saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Kamis (4/2/2021).
Baca Juga: 10 Perusahaan Telekomunikasi Terbesar di Dunia, Tebak Siapa Paling Tajir?
Yudhistira menambahkan, rencana BUMN melisting perusahaan lingkungan BUMN demi mencari pendanaan publik di bursa saham adalah sah-sah saja. Tapi perlu dicatat performa BUMN harus dalam kondisi sehat ketika sebagian saham melakukan IPO.
"Tantangannya adalah pandemi membuat pendapatan BUMN menurun 90%," ungkapnya.
Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Ada 4 Emiten BUMN Megap-megap, Siapa Saja?
Menurutnya ada beberapa sektor BUMN khususnya BUMN karya, energi, bahkan sektor kesehatan berada dalam tekanan yang hebat. Dikhawatirkan jika saham buru-buru dijual, harga bakal terlalu murah karena kinerja secara fundamental masih belum pulih.
(akr)
Lihat Juga :