Edhy Prabowo Ingin Maksimalkan Serapan KUR Sektor Kelautan dan Perikanan

Sabtu, 16 Mei 2020 - 23:39 WIB
loading...
Edhy Prabowo Ingin Maksimalkan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Foto/Dok.KKP
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dinilai sangat efektif untuk mendorong pertumbuhan usaha di sektor kelautan dan perikanan.

"Ekonomi Indonesia akan berjalan dengan baik manakala pelaku usaha tampil ke depan. Tampilnya mereka kedepan karena adanya akses kemudahan," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di Jakarta, Sabtu (16/5/2020).

Dia melanjutkan, selama ini KUR belum dimanfaatkan secara maksimal untuk membangun sektor kelautan dan perikanan. Hal ini merujuk pada serapan KUR yang baru mencapai Rp2,5 triliun dari pagu yang disiapkan sebesar Rp190 triliun di tahun 2020.

"KUR yang selama ini sudah menjadi alat bantu yang menurut saya sangat efektif tapi belum terlaksana dengan baik," urainya. Baca: Percepat Penyaluran KUR, KKP Optimalkan Peran Penyuluh Perikanan

Kendati serapan di sektor kelautan dan perikanan masih rendah, Edhy enggan berdebat dan mencari kambing hitam. Sebaliknya, dia memilih untuk menyiapkan langkah-langkah agar para pelaku usaha bisa dan berani memanfaatkan KUR yang memiliki bunga sebesar 6%. Langkah-langkah yang dimaksud ialah kemudahan dalam perizinan.

"Nah dari angka yang ada, untuk tidak menjadi perdebatan, maka itu, KKP melakukan langkah terobosan. Kita memberikan penguatan kepada pelaku usaha," jelas Edhy Prabowo.

Menteri Edhy pun menyebut minimnya serapan KUR terjadi karena kurangnya informasi ke masyarakat. Terlebih berdasarkan pengamatannya di lapangan, masyarakat justru berani menerima kredit informal. Sementara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Menteri Keuangan serta Presiden Joko Widodo telah mengintruksikan agar dana KUR segera dimanfaatkan.

"Pengetahuan-pengetahuan ini dalam forum ini, kami harapkan bisa clear semua," tegasnya.

Karenanya, dalam kesempatan ini, Edhy Prabowo mengajak para peserta MFBIF untuk betul-betul mengikuti seminar dengan baik. Selain itu, dia meminta peserta untuk menyimak hingga nantinya bisa memanfaatkan KUR sebaik-baiknya untuk sektor kelautan dan perikanan. Terlebih program KUR saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

"KUR sekarang berbeda. Saya ingat sekali waktu saya sebagai anggota Komisi VI DPR dulu, KUR itu hanya dapat Rp5 juta meningkat jadi Rp25 juta dan sekarang Rp50 juta tanpa agunan. Bahkan bisa akumulasi," sambungnya.

Jika nantinya pelaku usaha dan masyarakat menemukan kendala atau pelanggaran, Edhy Prabowo meminta agar mereka tidak takut untuk melapor. Dia menegaskan, pihaknya agar segera merespons dan bergerak untuk melakukan penanganan.

"Kalau nanti ketemu ada pelanggaran tolong dicatat dan dilaporkan ke kami. Anda adalah pahlawan ekonomi," jelasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Menko Airlangga Siap...
Menko Airlangga Siap Wujudkan Kemauan Prabowo, Bunga KUR 5 Persen
Hadiri Asia Pacific...
Hadiri Asia Pacific Maritime 2026, BKI Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
Tarif 0% Ekspor Tuna...
Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Berlaku, Intip Syaratnya
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Bali Berhasil Bongkar TPPO KM Awindo A2
Menteri Trenggono Ungkap...
Menteri Trenggono Ungkap 100 Titik Kampung Nelayan Rampung Mei 2026
Rekomendasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved