Demi Ekonomi Wilayah Ganjar, Pembangunan KIT Batang Dikebut
Sabtu, 06 Februari 2021 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gede Sumarjaya Linggih mengemukakan Indonesia berpeluang besar menjadi kekuatan di pasar ekonomi global. Hal ini karena Indonesia dinilai sebagai tujuan utama untuk investasi, khususnya para investor global dalam pengembangan industri berkelanjutan.
“Salah satu wilayah yang punya potensi menjanjikan dalam upaya mendukung sasaran tersebut, yakni pengembangan KIT Batang,” jelasnya.
KIT Batang akan menjadi salah satu pusat manufaktur, dengan memiliki total luas 4.300 hektare yang mengusung konsep smart dan sustainable. ( Baca juga:Terjaring Razia Ganjil Genap di Bogor, Ayu Ting Ting Putar Balik )
Bupati Batang Wihaji menyampaikan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pembangunan KIT Batang akan mendukung tujuan pemerintah dalam upaya penciptaan lapangan kerja. Saat ini sudah terbentuk joint venture dengan nama perusahaan PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
“PT Pembangunan Perumahan (PP) memiliki saham 35%, Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) sebesar 30%, PTPN IX dengan 25%, dan Perusda Batang juga punya 10%,” ungkapnya.
“Salah satu wilayah yang punya potensi menjanjikan dalam upaya mendukung sasaran tersebut, yakni pengembangan KIT Batang,” jelasnya.
KIT Batang akan menjadi salah satu pusat manufaktur, dengan memiliki total luas 4.300 hektare yang mengusung konsep smart dan sustainable. ( Baca juga:Terjaring Razia Ganjil Genap di Bogor, Ayu Ting Ting Putar Balik )
Bupati Batang Wihaji menyampaikan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pembangunan KIT Batang akan mendukung tujuan pemerintah dalam upaya penciptaan lapangan kerja. Saat ini sudah terbentuk joint venture dengan nama perusahaan PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
“PT Pembangunan Perumahan (PP) memiliki saham 35%, Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) sebesar 30%, PTPN IX dengan 25%, dan Perusda Batang juga punya 10%,” ungkapnya.
(uka)
Lihat Juga :