BI Sulsel Optimis Tren Perbaikan Ekonomi Berlanjut
Selasa, 09 Februari 2021 - 15:51 WIB
loading...
Kepala Perwakilan BI Sulsel, Budi Hanoto saat press conference terkait perbaikan ekonomi di Sulsel yang berlangsung di Hotel The Rinra Makassar, Selasa, (09/02/2021). Foto: Sindonews/Marhawanti Sehe
A
A
A
MAKASSAR - Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) optimis tren perbaikan ekonomi bakal terus berlanjut dan tumbuh positif tahun ini. Angka kasus positif Covid-19, vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang disiplin bakal menjadi game changer.
Hal itu dipaparkan oleh Kepala Perwakilan BI Sulsel , Budi Hanoto saat press conference yang berlangsung di Hotel The Rinra Makassar, kemarin. Menurut Budi, meski angka pertumbuhan ekonomi Sulsel belum bisa diproyeksi, tapi pertumbuhannya diprediksi akan lebih baik. Apalagi Sulsel selalu berada di atas rata-rata nasional, sedangkan proyeksi pertumbuhan nasional berada dikisaran 4,8 sampai 5,8 persen.
"Sulsel itu sangat memiliki potensi yang besar karena secara pertumbuhan diatas nasional. Memang masih negatif, tapi kalau dibandingkan nasional tetap baik," kata Budi Hanoto.
Baca Juga: Gubernur Sebut Ketahanan Pangan Menjadi Kekuatan Ekonomi Sulsel
Lebih jauh, dia menjelaskan sejumlah faktor yang akan mendorong pemulihan ekonomi di tiga bulan pertama tahun 2021 diantaranya, upaya percepatan realisasi belanja pemerintah daerah, berlanjutnya stimulus PEN, peningkatan konsumsi seiring pemulihan ekonomi , serta perkembangan vakasinasi.
Meski demikian, tidak bisa dipungkiri, triwulan I 2021 ini juga masih memiliki sejumlah risiko yang bisa memperlambat perekonomian , seperti angka kasus positif Covid-19 yang masih terus mengalami peningkatan, kenaikan gaji ASN yang tidak setinggi tahun 2020 lalu, dan perbaikan daya beli masyarakat yang membutuhkan waktu lebih lama.
"Masih ada risiko utamanya Covid-19, karena belakangan ini kasus meningkat," kata Budi Hanoto.
Hal itu dipaparkan oleh Kepala Perwakilan BI Sulsel , Budi Hanoto saat press conference yang berlangsung di Hotel The Rinra Makassar, kemarin. Menurut Budi, meski angka pertumbuhan ekonomi Sulsel belum bisa diproyeksi, tapi pertumbuhannya diprediksi akan lebih baik. Apalagi Sulsel selalu berada di atas rata-rata nasional, sedangkan proyeksi pertumbuhan nasional berada dikisaran 4,8 sampai 5,8 persen.
"Sulsel itu sangat memiliki potensi yang besar karena secara pertumbuhan diatas nasional. Memang masih negatif, tapi kalau dibandingkan nasional tetap baik," kata Budi Hanoto.
Baca Juga: Gubernur Sebut Ketahanan Pangan Menjadi Kekuatan Ekonomi Sulsel
Lebih jauh, dia menjelaskan sejumlah faktor yang akan mendorong pemulihan ekonomi di tiga bulan pertama tahun 2021 diantaranya, upaya percepatan realisasi belanja pemerintah daerah, berlanjutnya stimulus PEN, peningkatan konsumsi seiring pemulihan ekonomi , serta perkembangan vakasinasi.
Meski demikian, tidak bisa dipungkiri, triwulan I 2021 ini juga masih memiliki sejumlah risiko yang bisa memperlambat perekonomian , seperti angka kasus positif Covid-19 yang masih terus mengalami peningkatan, kenaikan gaji ASN yang tidak setinggi tahun 2020 lalu, dan perbaikan daya beli masyarakat yang membutuhkan waktu lebih lama.
"Masih ada risiko utamanya Covid-19, karena belakangan ini kasus meningkat," kata Budi Hanoto.
Lihat Juga :