Kapal Andalan Pertamina Siap Pasok Energi ke Wilayah Nusantara

Rabu, 10 Februari 2021 - 10:24 WIB
loading...
Kapal Andalan Pertamina...
Foto/Pertamina
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina International Shipping (PIS) terus berusaha mengembangkan sayap dengan meluncurkan kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) berkapasitas 2 juta barel dan siap menunjang penyaluran pasokan energi nasional.

Tanker berukuran 301.000 DWT bernama Pertamina Pride ini dibangun di Galangan Japan Marine United (JMU) sejak tahun 2018 dan mulai berlayar pada 9 Februari 2021 setelah serah terima langsung di JMU Ariake Shipyard, Jepang, dan dihadiri secara langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi dan secara daring oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury. ( Baca juga:Lumayanlah, Hari Ini Harga Si Kuning Naik Noceng )

"Kami berharap Pertamina mampu mengoptimalkan utilisasi Pertamina Pride sehingga memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan tentu saja bagi negara. Ketahanan energi wajib kita jaga untuk kedaulatan NKRI," ujar Pahala dalam keterangan tertulis, Rabu (10/2/2021).

Pahala menambahkan, dengan adanya VLCC ini, maka kemampuan untuk mengamankan supply chain menjadi lebih efisien. Ini yang menjadi salah satu kunci kompetitif Pertamina agar jadi salah satu world class energy company dengan memiliki supply chain yang sangat efisien termasuk VAT of Shipping.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menegaskan, pengadaan VLCC ini dilakukan setelah melalui proses pemikiran dan strategi bisnis yang matang guna memperkuat supply chain.

"Proyek pembangunan dua unit kapal tipe VLCC bertujuan untuk mengamankan pasokan kebutuhan minyak mentah ke refinery/kilang Pertamina," ujar Nicke.

Nicke juga menambahkan bahwa dengan beroperasinya kapal VLCC ini nantinya dapat menjadi revenue generator dalam meningkatkan pertumbuhan perusahaan dengan menangkap peluang bisnis angkutan internasional. Selain untuk menjawab tantangan bisnis Pertamina yang semakin kompetitif, manfaat kepemilikan VLCC ini juga akan dirasakan oleh negara dan masyarakat Indonesia, yaitu semakin meningkatnya keaandalan suplai dan kelancaran distribusi energi nasional dengan mengamankan pasokan kebutuhan minyak mentah ke Refinery Unit IV Cilacap.

"PIS yang mengembang usaha utama pelayaran atau pengangkutan laut bertugas sebagai supporting supply chain distribusi atau pengangkutan kargo impor Pertamina dengan skema FOB atau Free On Board," tuturnya.

Selain Pertamina Pride, PIS bersama JMU juga sedang menyiapkan kapal VLCC kedua, Pertamina Prime, yang saat ini proses pembangunan kapalnya telah mencapai 97,9% dan rencananya akan dilakukan serah terima pada akhir Maret 2021.

Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi berharap Pertamina Pride menjadi salah satu tulang punggung reputasi Indonesia di industri pelayaran internasional. "Saya berharap kerja sama ini dapat membuka pintu peluang kerja sama lain antara Indonesia dan Jepang," ungkapnya. ( Baca juga:Demokrat Piawai Kelola Isu Kudeta, AHY Dulang Simpati Publik )

VLCC Pertamina Pride telah memenuhi regulasi internasional, antara lain seperti IMO (International Maritime Organization) serta regulasi IMO PSPC (Performance Standard for Protective Coatings) telah diterapkan pada Cargo Oil Tanks (COT) dan Water Ballast Tank (WBT), yang penting untuk kemudahan perawatan dan menjaga kapal selalu dalam kondisi baik.

VLCC Pertamina Pride merupakan kapal dengan single screw driven single deck type crude oil tanker, dengan panjang keseluruhan (LOA) sebesar 329.904 meter, deadweight Tonnage sebesar 301.781 ton, gross tonnage sebesar 157.116 ton, dan cargo carrying capacity sebesar abt. 2 juta barrel. Dengan memiliki kapasitas daya angkut yang besar, VLCC Pertamina Pride dapat dioptimalkan untuk memperkuat jaminan stok dan ketahanan energi nasional yang tentunya dapat memberikan manfaat bagi negara Indonesia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Rekomendasi
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved