Gandeng Kampus China, Luhut Siapkan Pusat Riset Herbal Berkelas Dunia
Sabtu, 13 Februari 2021 - 23:50 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. Foto/Dok Kemenko Marves
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Indonesia memiliki 30.000 spesies herbal. Untuk mengoptimalkan potensi ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan ada satu pusat riset herbal berkelas dunia.
Maka itu pemerintah akan kembangkan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), sebagai Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
"Kami saat ini sedang kembangkan pusat riset herbal bersama dengan BPPT, dan 5 universitas (ITB, USU, UGM dan IPB serta Zhejiang University Tiongkok) yang dipimpin oleh IT Del," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/2/2021).
(baca juga: China Emoh Berikan Data Mentah COVID-19 kepada WHO )
Menurut dia pusat riset ini juga akan melakukan penelitian pengembangan bibit-bibit hortikultura yang berkualitas tinggi. "Kawasan ini akan menjadi pusat bibit herbal dan hortikultura yang hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat," ungkap dia.
Maka itu pemerintah akan kembangkan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), sebagai Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
"Kami saat ini sedang kembangkan pusat riset herbal bersama dengan BPPT, dan 5 universitas (ITB, USU, UGM dan IPB serta Zhejiang University Tiongkok) yang dipimpin oleh IT Del," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/2/2021).
(baca juga: China Emoh Berikan Data Mentah COVID-19 kepada WHO )
Menurut dia pusat riset ini juga akan melakukan penelitian pengembangan bibit-bibit hortikultura yang berkualitas tinggi. "Kawasan ini akan menjadi pusat bibit herbal dan hortikultura yang hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat," ungkap dia.
Lihat Juga :