Asuransi Syariah Cemas dengan Kasus Gagal Bayar Perusahaan Asuransi Jumbo

Senin, 15 Februari 2021 - 20:40 WIB
loading...
Asuransi Syariah Cemas...
Jiwasraya dan AJB Bumioutera merupakan perusahaan asuransi besar yang mengalami gagal bayar.Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia atau AASI Erwin Noekman mengaku khawatir ramainya berita gagal bayar asuransi besar bakal memengaruhi citra pelaku asuransi lain, khususnya bisnisnya yang lebih kecil. Dia juga mengkhawatirkan industri asuransi syariah akan ikut mendapatkan citra negatif dari masyarakat.

"Walaupun gagal bayar tidak ada di asuransi syariah, tapi literasi asuransi syariah masih minim. Kami khawatir terpengaruh berita negatif asuransi besar. Ini jadi tantangan kepengurusan AASI," ujar Erwin dalam sesi webinar hari ini (15/2) di Jakarta. ( Baca juga:Penyelesaian Kasus Bumiputera Butuh Intervensi, Pengamat: Dagelan Tidak Lucu )

Karena itu dia menggerakkan pengurus AASI untuk melakukan kampanye positif melawan arus berita negatif. Strategi yang dipilih adalah melakukan kampanye asuransi syariah untuk tolong-menolong. Menurutnya, di tengah berbagai bencana saat ini minat masyarakat untuk berdonasi terlihat tinggi, seperti melakukan wakaf dan membantu korban bencana.

"Konsep proteksi bagus saat ini untuk masyarakat saling tolong-menolong. Di masa pandemi dan bencana seperti ini masyarakat jadi bersemangat untuk berdonasi. Jadi ini akan terus kami kampanyekan," ujarnya. ( Baca juga:Lembaga Survei Median: Anies Kagak Ada Lawan, Risma Lewat )

Kinerja asuransi syariah pada Desember 2020 untuk nilai aset industri tercatat sebesar Rp44,4 triliun, turun 2,2% (yoy) dibandingkan dengan 2019 senilai Rp45,5 triliun. Kinerja ini dinilai masih berada dalam kondisi yang wajar, mengingat besarnya dampak pandemi Covid-19 bagi perekonomian.

Industri asuransi syariah juga menutup 2020 dengan perolehan laba Rp792 miliar, yang berarti menurun hingga 80,5% (yoy) dibandingkan dengan 2019 senilai Rp4,07 triliun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Askrindo Jalin Sinergi Strategis dengan Kabupaten Soppeng
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Saat Kerja Keras dan...
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan
Rekomendasi
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved