Sambut Ultah ke-71, BTN Sodorkan Bunga KPR Berjenjang
Rabu, 17 Februari 2021 - 23:54 WIB
loading...
Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Seperti sebelumnya, PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk selalu menyambut hari ulang tahunnya (HUT) dengan beragam program. Nah untuk HUT ke-71 tahun ini, BTN menawarkan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) berjenjang, mulai dari 4,71%.
Direktur Konsumer BTN Hirwandi Gafar menjelaskan, target KPR Bank BTN terus menanjak seiring dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan perumahan layak bagi rakyat, baik dari sisi pembiayaan maupun penyediaan properti. Komitmen tersebut, menurutnya, sangat penting sebagai pegangan bagi perbankan maupun developer untuk aktif membangun dan membiayai proyek properti. ( Baca juga:Kebijakan Restrukturisasi Kredit OJK Dianggap Ibarat Bom Waktu )
Dengan usia yang ke-71 tahun semakin mengukuhkan posisi BTN sebagai bank yang fokus di KPR. Bank BTN akan tetap kuat di tengah persaingan saat ini karena menjadi bank yang memiliki beragam produk KPR yang inovatif disesuaikan dengan segmen nasabah bidikannya.
Menurut Hirwandi, program ini juga merupakan bentuk perhatian kepada mitra BTN, khususnya para developer. Program ini berlaku bagi semua mitra developer yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Suku bunga terbaru mulai dari 4,71% fixed 2 tahun. Selanjutnya, di tahun ke-3 s/d ke-5 BTN memberlakukan kebijakan suku bunga berjenjang dengan kenaikan 1% per tahun. Sehingga, tidak memberatkan konsumen dalam membayar angsuran dan juga hal ini merupakan upaya untuk semakin menggairahkan pasar," kata Hirwandi di Jakarta, Rabu (17/2/2021).
Sementara untuk akad kredit akan dilakukan serempak di seluruh Indonesia sampai tanggal 31 Maret 2021 mendatang. Dari program ini diharapkan akan mendongkrak kinerja kredit di segmen properti. Selain sebagai bentuk perhatian kepada mitra, menurut Hirwandi, kolaborasi BTN dengan para pengembang merupakan upaya BTN dalam meningkatkan daya beli masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) BTN Suryanti Agustinar mengatakan, program suku bunga mulai dari 4,71% berlaku untuk semua plafon kredit bagi konsumen fix income dan mulai berlaku sejak tanggal 9 Februari dan akad kredit sd 31 Maret 2021.
Direktur Konsumer BTN Hirwandi Gafar menjelaskan, target KPR Bank BTN terus menanjak seiring dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan perumahan layak bagi rakyat, baik dari sisi pembiayaan maupun penyediaan properti. Komitmen tersebut, menurutnya, sangat penting sebagai pegangan bagi perbankan maupun developer untuk aktif membangun dan membiayai proyek properti. ( Baca juga:Kebijakan Restrukturisasi Kredit OJK Dianggap Ibarat Bom Waktu )
Dengan usia yang ke-71 tahun semakin mengukuhkan posisi BTN sebagai bank yang fokus di KPR. Bank BTN akan tetap kuat di tengah persaingan saat ini karena menjadi bank yang memiliki beragam produk KPR yang inovatif disesuaikan dengan segmen nasabah bidikannya.
Menurut Hirwandi, program ini juga merupakan bentuk perhatian kepada mitra BTN, khususnya para developer. Program ini berlaku bagi semua mitra developer yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Suku bunga terbaru mulai dari 4,71% fixed 2 tahun. Selanjutnya, di tahun ke-3 s/d ke-5 BTN memberlakukan kebijakan suku bunga berjenjang dengan kenaikan 1% per tahun. Sehingga, tidak memberatkan konsumen dalam membayar angsuran dan juga hal ini merupakan upaya untuk semakin menggairahkan pasar," kata Hirwandi di Jakarta, Rabu (17/2/2021).
Sementara untuk akad kredit akan dilakukan serempak di seluruh Indonesia sampai tanggal 31 Maret 2021 mendatang. Dari program ini diharapkan akan mendongkrak kinerja kredit di segmen properti. Selain sebagai bentuk perhatian kepada mitra, menurut Hirwandi, kolaborasi BTN dengan para pengembang merupakan upaya BTN dalam meningkatkan daya beli masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) BTN Suryanti Agustinar mengatakan, program suku bunga mulai dari 4,71% berlaku untuk semua plafon kredit bagi konsumen fix income dan mulai berlaku sejak tanggal 9 Februari dan akad kredit sd 31 Maret 2021.
Lihat Juga :