CIMB Niaga Finance Perkuat Digitalisasi
Jum'at, 19 Februari 2021 - 22:40 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance atau CNAF) pada tahun ini akan lebih fokus dalam memanfaatkan digitalisasi guna mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, memasuki tahun 2021 perseroan telah melakukan transformasi melalui berbagai inisiatif efisiensi perusahaan dengan langkah percepatan inovasi digital bagi perusahaan dan nasabah. ( Baca juga:Uji Nyali UMKM, Inovasi atau Mati )
"Hal tersebut antara lain dengan digital customer service (digital CS), tanda tangan digital atau digital signature, lelang mobil online, peluncuran fitur CNAF Mobile-Sahabat CNAF, dan Program Sahabat Binaan CNAF," ungkapnya di Jakarta, Jumat (19/2/2021).
Sebagai langkah awal dari transformasi perusahaan, CNAF berpindah kantor pusat di kawasan Bintaro, Tangsel, dengan status kepemilikan gedung sendiri. Kantor ini merupakan konsolidasi unit dan fungsi dari beberapa gedung yang sebelumnya tersebar di beberapa lokasi.
“Ini adalah satu langkah nyata dalam menekan biaya operasional perusahaan. Mengusung konsep open office yang dapat menciptakan kegiatan operasional yang terintegrasi secara digital sehingga sinergis, kolaborasi dan produktifitas karyawan semakin baik lagi," ungkap Ristiawan.
Selain itu, dalam rangka memberikan pengalaman bertransaksi yang aman dan nyaman bagi nasabah, lanjut dia, perseroan juga meresmikan penggunaan platform tanda tangan digital (digital signature) dan digital customer service (digital CS).
"Hal tersebut antara lain dengan digital customer service (digital CS), tanda tangan digital atau digital signature, lelang mobil online, peluncuran fitur CNAF Mobile-Sahabat CNAF, dan Program Sahabat Binaan CNAF," ungkapnya di Jakarta, Jumat (19/2/2021).
Sebagai langkah awal dari transformasi perusahaan, CNAF berpindah kantor pusat di kawasan Bintaro, Tangsel, dengan status kepemilikan gedung sendiri. Kantor ini merupakan konsolidasi unit dan fungsi dari beberapa gedung yang sebelumnya tersebar di beberapa lokasi.
“Ini adalah satu langkah nyata dalam menekan biaya operasional perusahaan. Mengusung konsep open office yang dapat menciptakan kegiatan operasional yang terintegrasi secara digital sehingga sinergis, kolaborasi dan produktifitas karyawan semakin baik lagi," ungkap Ristiawan.
Selain itu, dalam rangka memberikan pengalaman bertransaksi yang aman dan nyaman bagi nasabah, lanjut dia, perseroan juga meresmikan penggunaan platform tanda tangan digital (digital signature) dan digital customer service (digital CS).
Lihat Juga :