Mau Tahu Kenapa Tesla Pilih India? Nih Beberannya Mantan Menteri ESDM

Rabu, 24 Februari 2021 - 09:06 WIB
loading...
Mau Tahu Kenapa Tesla...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Arcandra Tahar , komisaris utama PGN, membeberkan sejumlah alasan penyebab Tesla memilih India untuk tempat produksi dan pengembangan aset kendaraan listriknya. Mantan Menteri ESDM ini mengatakan ada tiga faktor yang melatari keputusa Elon Musk itu.

"Sumber daya manusia yang sangat terampil di bidang IT dan engineering, technology chips yang mutakhir, dan venture capitalist (pemodal) yang berani mendanai proyek start up yang berisiko tinggi," demikian kata Archandra, seperti dikutip dari akun Instagramnya, Rabu (24/2/2021).

Menurutnya, kalau Tesla ingin mengembangkan technology centre-nya di luar Amerika Serikat (AS), secara logika mereka akan mencari kota yang ekosistemnya mendekati kelebihan yang ditawarkan oleh Silicon Valley. Dua kota di dunia yang yang mendekati persyaratan ini adalah Tel Aviv di Israel dan Bangalore di India. ( Baca juga:Tesla Pilih India Bangun Pabrik Mobil Listrik, Erick: Kita Terus Mengadakan Pembicaraan )

Lalu kenapa Banglore yang dipilih? Sebelum Tesla memutuskan untuk membuka technology centre di Bangalore perusahaan automotive seperti Mercedes-Benz, Great Wall Motors, General Motors, Continental, Mahindra & Mahindra, Bosch, Delphi and Volvo sudah lebih dulu berada di kota ini. Selain perusahaan-perusahaan yang cukup mapan ini, banyak start-up EV (kendaraan listrik) yang bermunculan di Bangalore dengan mengambil manfaat dari ekosistem yang sudah terbangun dengan baik.

"Selain itu, di Banglore, Tesla tidak hanya mendapatkan ekosistem IT terbaik, tapi juga mendapatkan akses pasar yang besar. India merupakan negara dengan penjualan mobil keempat terbesar di dunia, setelah China, AS, dan Jepang," jelas Arcandra.

Kedua, Banglore dibanding Tel Aviv, menyediakan biaya tenaga kerja dan biaya hidup yang murah. Biaya hidup di Banglore sepertiga dari Tel Aviv, begitu pula dengan rata-rata gaji pegawai di sana. Bahkan, biaya hidup di Banglore lebih rendah dibanding Jakarta. Ditambah lagi, banyak CEO di bidang IT keturunan India. ( Baca juga:Korban Penembakan Pangkalan Militer AS Tuntut Arab Saudi )

Arcandra menyatakan bahwa keputusan investasi Tesla yang memilih India tentu bisa menjadi pembelajaran bahwa seluruh dunia kini terus berlomba memberikan daya tarik kepada investor. Indonesia memiliki kekuatan sumber daya alam dan potensi SDM yang tak kalah di dunia.

"Tapi memastikan bahwa kedua aset strategis itu bisa membentuk sebuah ekosistem yang memberikan daya tarik bagi investor tentu menjadi tantangan yang tidak mudah dibangun dalam sekejap," tandas Arcandra.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Mantan Perdana Menteri...
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak Divonis Bebas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved