XL Axiata Pastikan Jaringan Beroperasi 100% di Daerah Terdampak Bencana
Kamis, 25 Februari 2021 - 21:37 WIB
loading...
Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa (kiri), dan Group Head Service Operation Management XL Axiata, Waqas Malik (kanan) meninjau salah satu BTS yang terdampak banjir awal pekan ini di Jakarta, Kamis (25/2/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan semua jaringan di sejumlah lokasi yang terdampak bencana alam telah pulih 100%, termasuk di Jabodetabek akibat banjir di awal pekan ini. Dari total sekitar 35 ribu BTS di wilayah Jabodetabek, hanya kurang dari 1% sempat terdampak banjir pada 20-22 Februari 2021.
Saat ini jaringan di wilayah tersebut telah sepenuhnya beroperasi dengan normal dan tim XL Axiata di lapangan juga telah memastikan semua infrastruktur yang terdampak banjir dalam kondisi baik. Jaringan XL Axiata juga telah pulih di wilayah terdampak banjir besar di Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Barat demikian juga jaringan yang terdampak gempa di Sulawesi Barat .
Baca juga: Biar Biaya Telekomunikasi Murah, XL Axiata Intensif Uji Coba Open RAN
“Sebagian jaringan XL Axiata di lokasi bencana terdampak pemadaman aliran listrik dan mobilisasi genset sempat tidak bisa lancar karena kondisi medan akibat bencana. Hal tersebut terjadi baik yang terlanda banjir atau gempa. Hanya sebagian kecil perangkat yang mengalami kerusakan secara fisik, misalnya terendam air atau akibat gempa. Jadi jika ada BTS di area banjir yang sempat padam, bukan berarti terendam, atau roboh karena gempa, tetapi karena listrik padam. Berbagai kerja keras dan upaya pencegahan yang dilakukan oleh tim teknis dalam menjaga performa jaringan berhasil menekan jumlah BTS yang terdampak banjir sehingga hanya sekitar 1% dari total BTS yang ada di Jabodetabek,” kata Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata , I Gede Darmayusa.
Beberapa langkah preventif yang telah dilakukan tim XL Axiata tersebut antara lain, relokasi perangkat-perangkat vital ke tempat yang lebih tinggi, juga desain ulang penempatan dan pembangunan shelter BTS di posisi lebih tinggi dari permukaan. Saat banjir tak bisa dihindari, tim teknis juga memastikan ketersediaan daya di BTS-BTS yang terdampak banjir serta menyiapkan portable genset untuk backup BTS yang terdampak pemadaman listrik.
“Sementara itu, selama banjir melanda, tim di lapangan yang bekerja siang dan malam dengan sigap mendatangi lokasi-lokasi BTS yang terkena banjir maupun yang aksesnya banjir untuk memastikan bahwa jaringan XL Axiata kembali normal. Bahkan, mengingat kondisi cuaca yang tak menentu, hingga saat ini tim kami masih terus bersiaga. Rekayasa pengalihan jaringan juga kami lakukan dari pusat pengendalian jaringan guna mem-backup jaringan yang terdampak banjir ,” kata dia lagi.
Saat ini jaringan di wilayah tersebut telah sepenuhnya beroperasi dengan normal dan tim XL Axiata di lapangan juga telah memastikan semua infrastruktur yang terdampak banjir dalam kondisi baik. Jaringan XL Axiata juga telah pulih di wilayah terdampak banjir besar di Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Barat demikian juga jaringan yang terdampak gempa di Sulawesi Barat .
Baca juga: Biar Biaya Telekomunikasi Murah, XL Axiata Intensif Uji Coba Open RAN
“Sebagian jaringan XL Axiata di lokasi bencana terdampak pemadaman aliran listrik dan mobilisasi genset sempat tidak bisa lancar karena kondisi medan akibat bencana. Hal tersebut terjadi baik yang terlanda banjir atau gempa. Hanya sebagian kecil perangkat yang mengalami kerusakan secara fisik, misalnya terendam air atau akibat gempa. Jadi jika ada BTS di area banjir yang sempat padam, bukan berarti terendam, atau roboh karena gempa, tetapi karena listrik padam. Berbagai kerja keras dan upaya pencegahan yang dilakukan oleh tim teknis dalam menjaga performa jaringan berhasil menekan jumlah BTS yang terdampak banjir sehingga hanya sekitar 1% dari total BTS yang ada di Jabodetabek,” kata Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata , I Gede Darmayusa.
Beberapa langkah preventif yang telah dilakukan tim XL Axiata tersebut antara lain, relokasi perangkat-perangkat vital ke tempat yang lebih tinggi, juga desain ulang penempatan dan pembangunan shelter BTS di posisi lebih tinggi dari permukaan. Saat banjir tak bisa dihindari, tim teknis juga memastikan ketersediaan daya di BTS-BTS yang terdampak banjir serta menyiapkan portable genset untuk backup BTS yang terdampak pemadaman listrik.
“Sementara itu, selama banjir melanda, tim di lapangan yang bekerja siang dan malam dengan sigap mendatangi lokasi-lokasi BTS yang terkena banjir maupun yang aksesnya banjir untuk memastikan bahwa jaringan XL Axiata kembali normal. Bahkan, mengingat kondisi cuaca yang tak menentu, hingga saat ini tim kami masih terus bersiaga. Rekayasa pengalihan jaringan juga kami lakukan dari pusat pengendalian jaringan guna mem-backup jaringan yang terdampak banjir ,” kata dia lagi.
Lihat Juga :