Wisman Negeri Jiran Paling Banyak Melancong ke Indonesia

Senin, 01 Maret 2021 - 19:35 WIB
loading...
Wisman Negeri Jiran...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jika dibandingkan Desember 2020, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang ke Indonesia turun 13,9%. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, wisman yang datang ke Indonesia mayoritas berasal dari negara tetangga, seperti Timor Leste, Malaysia, dan Papua Nugini.

Wisman dari Timor Leste sebesar 53,2% atau 75,1 ribu orang per Februari 2021. Diikuti wisman Malaysia 34,2% atau 48,3 ribu orang.

"Selanjutnya ada wisman dari negara lainnya 10,2% atau 14,4 ribu dan terakhir wisman asal Papua Nugini sebesar 3,4 ribu atau 2,4%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Senin (1/3/2021). ( Baca juga:Harga Beras Premium Turun )

BPS juga mengungkapkan, dari 141.300 orang wisman yang datang ke Indonesia pada Januari 2021, mayoritas memilih jalur darat dengan porsi 95,3 ribu atau 68%. 44,2 ribu wisman atau 31% dari jalur laut, dan jalur udara 1,7 ribu wisman atau 1%.

"Bandara udara seperti Soekarno Hatta dan Sam Ratulanggi maupun Juanda, wismannya turun month-to-month dan year-on-year," bebernya.

Dia menambahkan, penurunan tertinggi jumlah kunjungan wisman pada Januari 2021 terhadap Januari 2020 tercatat pada wisman yang datang dari wilayah Timur Tengah dengan persentase penurunan sebesar 99,13%. ( Baca juga:Ketua Umum PBNU Tolak Perpres Investasi Miras )

Jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada Desember 2020, penurunan tertinggi tercatat pada wisman yang datang dari wilayah Eropa dengan porsi penurunan sebesar 68,95%.

"Jadi pergerakan angka wisman ini jauh dari menggembirakan dan nampaknya sektor pariwisata butuh waktu yang panjang untuk recover. Semua tergantung penanganan Covid-19," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
Konten Kreator hingga...
Konten Kreator hingga Monetisasi Sosmed Masuk Jenis Usaha Baru, Bisa Kantongi NIB per Juni 2026
Inflasi Maret 2026 Sentuh...
Inflasi Maret 2026 Sentuh 0,41%, BPS Sebut Terkendali
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
Data BPS Ungkap Angka...
Data BPS Ungkap Angka Kesejahteraan Warga Tangsel Meningkat
Petani Sayuran di Jabar...
Petani Sayuran di Jabar dan Jateng Siap Jaga Pasokan Selama Ramadan dan Lebaran
Rekomendasi
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved