Ciptakan Kedigdayaan Pangan, Mentan SYL Siapkan Jurus-Jurus Maut
Kamis, 04 Maret 2021 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
"Akan dilakukan pemanfaatan lahan pekarangan dan marjinal melalui program Pekarangan Pangan Lestari(P2L) dan urban farming," ucap SYL.
Untuk CB3, yakni penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, SYL akan mendorong Menteri Dalam Negeri untuk mengakselerasi penguatan cadangan pangan pemerintah daerah. "Akan ada pengembangan LPM dan LPM berbasis Desa (LPMDes), juga penguatan sistem logistik pangan nasional untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan," imbuhnya.
Untuk CB4 pengembangan pertanian modern, Kementan akan mengembangkan smart farming dan pemanfaatan screen house untuk meningkatkan produksi komoditas hortikultura di luar musim tanam, seperti cabai, bawang, dan komoditas bernilai tinggi. "Ditambah pengembangan food estate dan korporasi petani serta startup/petani milenial," ucap SYL. ( Baca juga:Golkar Gelar Rapimnas, Airlangga Akan Beri Penyataan Politik )
Dia juga menyebutkan bahwa ada gerakan tiga kali ekspor (gratieks). Ini dilakukan dengan meningkatkan volume ekspor melalui kerja sama dan investasi dengan pemda dan stakeholder terkait.
"Kami juga akan menambah ragam komoditas ekspor dalam bentuk olahan hasil pertanian, mendorong pertumbuhan eksportir baru melalui penumbuhan agropreneur, dan menambah mitra dagang luar negeri melalui kerja sama bilateral dan multilateral," pungkas SYL.
Untuk CB3, yakni penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, SYL akan mendorong Menteri Dalam Negeri untuk mengakselerasi penguatan cadangan pangan pemerintah daerah. "Akan ada pengembangan LPM dan LPM berbasis Desa (LPMDes), juga penguatan sistem logistik pangan nasional untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan," imbuhnya.
Untuk CB4 pengembangan pertanian modern, Kementan akan mengembangkan smart farming dan pemanfaatan screen house untuk meningkatkan produksi komoditas hortikultura di luar musim tanam, seperti cabai, bawang, dan komoditas bernilai tinggi. "Ditambah pengembangan food estate dan korporasi petani serta startup/petani milenial," ucap SYL. ( Baca juga:Golkar Gelar Rapimnas, Airlangga Akan Beri Penyataan Politik )
Dia juga menyebutkan bahwa ada gerakan tiga kali ekspor (gratieks). Ini dilakukan dengan meningkatkan volume ekspor melalui kerja sama dan investasi dengan pemda dan stakeholder terkait.
"Kami juga akan menambah ragam komoditas ekspor dalam bentuk olahan hasil pertanian, mendorong pertumbuhan eksportir baru melalui penumbuhan agropreneur, dan menambah mitra dagang luar negeri melalui kerja sama bilateral dan multilateral," pungkas SYL.
(uka)
Lihat Juga :