Soal Predatory Pricing, KPPU: Kami Pelajari Dulu

Jum'at, 05 Maret 2021 - 18:05 WIB
loading...
Soal Predatory Pricing,...
Foto/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Ketua KPPU Kodrat Wibowo mengakui sudah diminta oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendukung memberantas predatory pricing di e-commerce . Menurutnya,penanganan isu harga e-commerce ini sudah di jalur yang tepat dan pelaku UMKM akan menjadi korban terbesar bila predatory pricing tidak ditangani.

( Baca juga:Gegara Gaungan Benci Produk Asing, Sayonara Diskon Gede-gedean )

"Kemenkop UKM sudah menghubungi dan kami siapkan tim kajian dan advokasi karena yang dirugikan itu UKM dan UMKM. Jadi ini sudah di jalur yang benar," ujar Kodrat saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta (5/3/2021).

Menurut Kodrat, faktanya yang ada saat ini sebuah produk dan jasa ditentukan harganya dengan algoritma. Jadi, KPPU merasa sangat perlu untuk melakukan pemahaman mendalam. Setidaknya ada beberapa penelitian yang akan dilakukan mengenai proses algoritma harga ini. "Kami tidak ingin tuduhan ke pelaku usaha tidak berdasar jadi dipelajari dulu," jelasnya.

( Baca juga:Ketua DPC Demokrat Karawang Ancam Pecat Kader Dukung KLB Ilegal )

Sebelumnya Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pihaknya bersama dengan Kementerian Perdagangan sudah melakukan pembahasan terkait hal predatory pricing di e-commerce. Aturan ini dimaksudkan supaya terjadi keseimbangan harga. Dia mengaku sudah membicarakan detail dan bukan saja soal tambahan regulasi karena praktik predatory pricing semata, tapi juga agar pasar digital semakin menguntungkan UMKM.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Euforia Pesta Belanja...
Euforia Pesta Belanja Tengah Tahun, Watsons 6.6 Mid Year Sale Makin Nyaman
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
Rekomendasi
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved