Pelabuhan Peti Kemas dan Kawasan Industri Rp16,8 T di Gresik Ditargetkan Rampung 2022
Senin, 08 Maret 2021 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
DP World dan CDPQ juga akan bekerja sama dengan Maspion Group untuk mengembangkan kawasan industri dan logistik terintegrasi, bersebelahan dengan terminal peti kemas, dengan luas lahan awal 110 hektare dan kemungkinan perluasan di masa yang akan datang.
Kawasan tersebut akan menyediakan lingkungan perdagangan kelas dunia untuk bisnis domestik dan internasional guna membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Sejak diluncurkan empat tahun lalu, platform investasi DP World-CDPQ senilai USD8,2 miliar telah diinvestasikan di 10 terminal pelabuhan secara global dan pada berbagai tahap siklus hidup aset.
Investasi ini akan memungkinkan platform investasi DP World-DCPQ untuk mencapai tujuannya untuk lebih mendiversifikasi jangkauannya dalam hal geografi dan jalur perdagangan. Group Chairman dan CEO DP World Sultan Ahmed Bin Sulayem mengatakan bahwa kemitraan dengan Maspion Group merupakan perkembangan penting dalam jaringan pelabuhan dan logistik globalnya.
"Indonesia berkembang pesat sebagai salah satu ekonomi terpenting di dunia. Proyek ini akan menciptakan infrastruktur modern, efisien, serta kawasan industri yang menyediakan logistik berkualitas. Model bisnis danvisi DP World selaras dengan visi Presiden Jokowi untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat melalui pembangunan infrastruktur perdagangan, lebih banyak peluang investasi, dan penciptaan lapangan
kerja," ucap Ahmed di Jakarta, Senin (8/3/2021).
Executive Vice-President dan Kepala Infrastruktur CDPQ Emmanuel Jaclot, mengatakan bahwa melalui kemitraan dengan Maspion ini, CDPQ dengan senang hati melakukan investasi infrastruktur pertamanya di Indonesia, pasar yang tumbuh kuat yang didukung oleh tren struktural yang menguntungkan.
Kawasan tersebut akan menyediakan lingkungan perdagangan kelas dunia untuk bisnis domestik dan internasional guna membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Sejak diluncurkan empat tahun lalu, platform investasi DP World-CDPQ senilai USD8,2 miliar telah diinvestasikan di 10 terminal pelabuhan secara global dan pada berbagai tahap siklus hidup aset.
Investasi ini akan memungkinkan platform investasi DP World-DCPQ untuk mencapai tujuannya untuk lebih mendiversifikasi jangkauannya dalam hal geografi dan jalur perdagangan. Group Chairman dan CEO DP World Sultan Ahmed Bin Sulayem mengatakan bahwa kemitraan dengan Maspion Group merupakan perkembangan penting dalam jaringan pelabuhan dan logistik globalnya.
"Indonesia berkembang pesat sebagai salah satu ekonomi terpenting di dunia. Proyek ini akan menciptakan infrastruktur modern, efisien, serta kawasan industri yang menyediakan logistik berkualitas. Model bisnis danvisi DP World selaras dengan visi Presiden Jokowi untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat melalui pembangunan infrastruktur perdagangan, lebih banyak peluang investasi, dan penciptaan lapangan
kerja," ucap Ahmed di Jakarta, Senin (8/3/2021).
Executive Vice-President dan Kepala Infrastruktur CDPQ Emmanuel Jaclot, mengatakan bahwa melalui kemitraan dengan Maspion ini, CDPQ dengan senang hati melakukan investasi infrastruktur pertamanya di Indonesia, pasar yang tumbuh kuat yang didukung oleh tren struktural yang menguntungkan.
Lihat Juga :