Resilience, Bisnis Internasional Milik BRI Tetap Bertumbuh di Tengah Pandemi

Senin, 08 Maret 2021 - 21:59 WIB
loading...
Resilience, Bisnis Internasional...
Resilience, Bisnis Internasional Milik BRI Tetap Bertumbuh di Tengah Pandemi
A A A
JAKARTA - Sejak merebaknya pandemi Covid-19 yang telah lebih dari setahun melanda negeri, menyebabkan ekonomi global terpukul dan tidak sedikit bisnis yang berguguran menghadapi bencana multideminsional ini. Meski situasi bisnis kurang menguntungkan, BRI tetap membuktikan diri dengan pertumbuhan positif, termasuk pertumbuhan bisnis internasional-nya. Resiliency business internasional milik BRI terlihat dari pertumbuhan bisnis Unit Kerja Luar Negeri (UKLN) yang tercatat hingga pada penutupan 2020 lalu berhasil membuku kontibusi laba sebesar USD 30,56 juta, atau tumbuh 23,04 persen secara year on year.

SEVP Treasury & Global Services BRI Listiarini Dewajanti mengungkapkan bahwa saat ini BRI New York Agency menjadi kontributor atau penyumbang terbesar dari laba yang UKLN yang ada di BRI dengan mengambil porsi sebesar lebih dari 54 persen. Pertumbuhan tersebut ditunjang oleh fee based income dan pendapatan bunga dari earning asset.

Selain itu, BRI sangat concern terhadap pengembangan bisnis Unit Kerja Luar Negeri BRI dan optimistis bisnis UKLN BRI tahun ini akan tumbuh dengan baik seiring pulihnya perekonomian dunia dari dampak pandemi Covid-19. Strategi yang diambil BRI adalah dengan meningkatkan portfolio pada earning asset, seperti trade finance, pinjaman, dan surat berharga yang lebih selektif dan sehat. Penyaluran tersebut akan tetap fokus untuk mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan kelas UMKM ke dunia global.

Tidak hanya itu, tahun ini BRI juga sedang mempersiapkan perizinan pengembangan BRI Taipei Branch.

“Nantinya, BRI Teipei Branch akan full Operated pada awal semester 1 Tahun 2021 dan dapat melayani sebagian besar kebutuhan transaksi perbankan nasabah di Taipei, Taiwan. BRI akan mengoperasikan secara penuh BRI Taipei Branch pada April 2021 mendatang yang dapat mengcover seluruh transaksi perbankan nasabah hingga ke wilayah Hong Kong,” ujar Listiarini. CM
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Rekomendasi
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved